SriwijayaPost/

Bupati dan Walikota Boleh Ngasih Pempek kepada Gubernur. Ini Jumlah Maksimalnya

Direktur Gratifikasi KPK RI Giri Suprapdiono mengatakan pemberian sesuatu dari bawahan ke atasan dibolehkan asal tidak melebihi aturan

Bupati dan Walikota Boleh Ngasih Pempek kepada Gubernur. Ini Jumlah Maksimalnya
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH menyaksikan bupati/walikota se-Sumsel menandatangani fakta integritas Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi pada pemprov dan Kabupaten/Kota se-Sumsel di Auditorium Graha Bina Praja pemprov Sumsel, Jumat (21/4/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH mengapresiasi kehadiran semua bupati/walikota yang ada di Provinsi Sumsel pada Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi pada pemprov dan Kabupaten/Kota se-Sumsel di Auditorium Graha Bina Praja pemprov Sumsel, Jumat (21/4/2017).

"Kalau KPK yang ngundang lengkap bupati/walikota yang hadir. Berarti kagek kalu aku ado acara nak ngundang bupati walikota minta persetujuan KPK dulu," ungkap Alex Noerdin.

Mantan Bupati Muba dua periode ini mengatakan jika bupati walikota ingin memberi buah tangan untuk dirinya hal itu tidak termasuk gratifikasi asal dalam tingkat yang wajar.

"Dak usah ragu kalu nak ngasih pempek, tapi jangan banyak nian asal serius," ujarnya.

Kegiatan ini sendiri untuk memberikan pemahaman kepada pemangku kepentingan mengenai gratifikasi dan korupsi.

Suami Hj Eliza ini mengingatkan tugas utama aparat sipil negara adalah memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Oleh karena itu, penting diberikan sosialisasi mengenai gratifikasi dan pemberian uang suap.

"Kadang banyak yang cak dak tau. Kurang paham apa yang boleh dan tidak boleh diterima. Nah kedepannya setelah mengikuti sosialisasi ini aparatur negara khususnya kepala daerah harus paham agar tidak melakukan kegiatan gratifikasi dan korupsi," katanya.

Menurutnya, ketidakpahaman pejabat mengenai gratifikasi dapat menghantarkan pada risiko korupsi.

"Jadi kita harus benar-benar paham agar terhindar dari perbuatan korupsi, apalagi KPK selalu mengawasi kita," katanya.

Sementara Direktur Gratifikasi KPK RI Giri Suprapdiono mengatakan pemberian sesuatu dari bawahan ke atasan dibolehkan asal tidak melebihi aturan yang telah ditetapkan.

"Pak Alex, boleh bupati/walikotanya ngasih pempek tapi maksimal Rp 200 ribu dan dalam setahun maksimal Rp 1 juta dan tidak boleh dalam bentuk uang," ujarnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help