SriwijayaPost/

PILKADA DKI

Bagaimana Reaksi Megawati Menyikapi Hasil Suara Pilkada Jakarta ?

Menurut Hendrawan, Megawati menyoroti perolehan suara Ahok- Djarot yang terpaut jauh dari Anies-Sandi.

Bagaimana Reaksi Megawati Menyikapi Hasil Suara Pilkada Jakarta ?
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri berorasi dalam kampanye Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/3/2017). Dalam orasinya ia mengandalkan ibu-ibu untuk menangkan Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran ke dua. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Pasangan yang diusung PDI Perjuangan bersama sejumlah partai koalisi, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat, diprediksi kalah dalam Pilkada DKI Jakarta.

Berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta, selisih suara Ahok- Djarot terpaut jauh dari pesaingnya, Anies Baswedan- Sandiaga Uno.

Bagaimana reaksi Megawati merespons kekalahan "jagoan"-nya?

"Biasa saja," kata Ketua DPP PDI-P Hendrawan Supratikno, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Menurut Hendrawan, Megawati menyoroti perolehan suara Ahok- Djarot yang terpaut jauh dari Anies-Sandi.

Hasil final real count KPU DKI Jakarta menunjukkan bahwa pasangan Anies-Sandi memperoleh 57,95 persen suara atau dipilih 3.239.668 pemilih.

Sementara itu, Ahok- Djarot meraih 42,05 persen atau 2.350.887 suara.

Padahal, pihak Ahok- Djarot memperkirakan perolehan suara tak akan selisih jauh.

"Hanya kok angkanya agak beda dari yang kami. Paling tidak dugaan kami menang-kalah kan tipis," kata dia.

Pasca- Pilkada DKI, kini PDI-P mulai melakukan persiapan menghadapi Pilkada 2018.

Ada 17 daerah yang melaksanakan Pilkada tahun depan. PDI-P akan mengusung calon gubernur sendiri di 5 daerah.

"Instruksinya sudah keluar minggu lalu untuk mulai menjaring," ujar Hendrawan.

Penulis: Nabilla Tashandra

Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help