SriwijayaPost/

5 Tes Kesehatan untuk Deteksi Kelainan Jantung

Serangan jantung merupakan penyakit yang sering datang mendadak. Padahal, perjalanan penyakit jantung biasanya berlangsung lama sebelum muncul gejala.

5 Tes Kesehatan untuk Deteksi Kelainan Jantung
Cardiac Screen Ltd
Ilustrasi. 

Walau peradangan tidak secara langsung menyebabkan penyakit jantung, tetapi tes CRP bisa mengindikasikan apakah seseorang perlu mengonsumsi obat pencegahan sakit jantung.

4. Tes darah NT-proBNP
BNP atau brain natriuretic peptide adalah hormon yang dilepaskan otak dan jantung untuk merespon stres jantung dan pembuluh darah. Tes darah untuk mengukur kadar BNP disebut dengan tes NT-proBNP.

Kadar BNP yang tinggi adalah peringatan berbahaya bahwa otot jantung mulai kaku dan tidak rileks seperti seharusnya. Kondisi itu bisa disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik.

5. Tes darah Troponin T
Tes darah yang memiliki sensitivitas tinggi dalam mengukur kadar protein adalah troponin T. Zat kimia ini akan dilepaskan saat jantung menghadapi stres berat atau mulai rusak.

Tes troponin pada umumnya hanya bisa melihat jumlah protein jika kadarnya banyak, misalnya aktivitas berat bagi jantung seperti lari maraton atau serangan jantung. Namun, pada versi tes yang baru kadar troponin yang rendah pun bisa dideteksi.

Tes darah ini memang belum banyak digunakan karena efektivitasnya masih diuji.

Penulis: Lusia Kus Anna
Sumber: Readers Digest

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help