SriwijayaPost/

SP2J Akui Terjadi Kebocoran Pada Pelayanan Sistem Tiket Bus Trans Musi

Masih banyak tiket yang tidak diberikan penumpang meskipun sudah membayar. Bahkan ada juga ulah petugas yang memalsukan tiket penumpang.

SP2J Akui Terjadi Kebocoran Pada Pelayanan Sistem Tiket Bus Trans Musi
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Direktur PT SP2J, Ahmad Novan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sistem bayar angkutan massal Trans Musi (TM) yang masih manual, diakui PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) sebagai pihak pengelola mengalami kebocoran.

"Kami akui sistem bayar yang masih manual menggunakan tiket, belum efektif untuk meningkatkan pendapatan. Dikarenakan sistem tiket yang manual itu masih mengalami kebocoran," ujar H Ahmad Novan SH MH, Direktur PT SP2J, Kamis (20/4/2017).

Novan mengatakan, kebocoran terjadi dikarenakan ulah petugas tiket di lapangan yang tidak bekerja secara profesional.

Dikarenakan masih banyak tiket yang tidak diberikan penumpang meskipun sudah membayar. Bahkan ada juga ulah petugas tiket yang memalsukan tiket penumpang.

"Kami himbau kepada masyarakat sebagai penumpang bus TM, jika sudah membayar tiket agar minta tiketnya. Karena ini menjaga antisipasi jika ada ulah oknum pramugara yang menguntungkan diri sendiri. Saya sendiri juga heran, padahal untuk gaji pramugara itu sudah dinaikkan," ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi untuk mengatasi kebocoran tiket bus TM, Novan berharap agar sistem kartu atau sim card kembali diterapkan. Namun saat ini masih menunggu keputusan dari pihak Bank Indonesia (BI) untuk menunjuk bank yang menerbitkan kartu bayar untuk penumpang bus TM.

"Banyak bank yang menyatakan siap untuk memfasilitasi sebagai penyedia kartu bagi penumpang bus TM. Namun itu menunggu kewenangan dari BI. Kami berharap agar sistem bayar pakai kartu atau non tunai itu secepatnya terealisasi. Tapi sekali lagi, kepastiannya menunggu dari keputusan BI," ujarnya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help