Diduga Berbuat Mesum di Kosan, 20 Pasangan Berstatus Mahasiswa dan Pelajar Ditangkap Polisi

Polisi juga mengamankan barang bukti, berupa tisu magic dan kondom yang saat itu ditemukan di dalam kamar salah satu pasangan tersebut.

Diduga Berbuat Mesum di Kosan, 20 Pasangan Berstatus Mahasiswa dan Pelajar Ditangkap Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Puluhan pasangan diduga mesum masih berstatus mahasiswa dan pelajar digaruk unit PPA Polresta Palembang, Selasa (18/4/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Puluhan pasangan mesum yang rata-rata masih berstatus mahasiswa dan pelajar di Kota Palembang, diamankan petugas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang di salah satu kosan yang berada di kawasan Kenten Permai, Palembang, Selasa (18/4/2017) sekitar pukul 14.00.

Digelarnya razia mesum ini berawal dari adanya laporan warga sekitar yang masuk ke Polresta Palembang dan langsung ditindaklanjuti oleh Kanit PPA Ipda Heny Kristyaningsih.

Alhasil ketika dilakukan razia didapati kurang lebih 20 pasangan mesum yang masih berstatus mahasiswa dan pelajar.

Selain mengamankan 20 pasangan tersebut, pihaknya juga mengamankan barang bukti, berupa tisu magic dan kondom yang saat itu ditemukan di dalam kamar salah satu pasangan tersebut.

"Ya kita lakukan razia ini berawal dari adanya laporan warga sekitar, yang melaporkan kosan tersebut sering dijadikan tempat mesum bagi anak-anak muda," ungkap Kasat Reksrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit PPA, Ipda Heny.

Ia mengatakan, nantinya ke 20 pasangan ini akan didata dan satu per satu orangtua mereka akan dipanggil, untuk diberikan pembinaan agar bisa membimbing anaknya, tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.

"Satu per satu orangtua mereka akan kita panggil, agar mereka tahu kelakukan anaknya. Dan tidak mengulangi perbuatannya," katanya.

Disinggung mengenai adakah 20 pasangan mesum tersebut, terkait kasus perdagangan manusia, lanjut Heny, belum tahu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

"Jika nanti ada keterkaitan tersebut, akan kita dalami," tegasnya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help