Pemimpin Kelompok Terlarang Banglades Tewas Digantung

Bersama dua pengikutnya, Hannan dihukum terkait serangan granat terhadap seorang diplomat Inggris, tahun 2004 silam.

Pemimpin Kelompok Terlarang Banglades Tewas Digantung
AP Photo/A.M. Ahad
Foto diambil pada 16 Juni 2014, saat Mufti Abdul Hannan, kelompok terlarang di Banglades, Harkatul Jihad al Islami, dihadirkan dalam persidangan di pengadilan Dhaka. 

SRIPOKU.COM, NEW DELHI - Otoritas Banglades mengeksekusi mati Mufti Hannan, pimpinan kelompok militan terlarang di negara itu, Harkatul Jihad al-Islam.

Bersama dua pengikutnya, Hannan dihukum terkait serangan granat terhadap seorang diplomat Inggris, tahun 2004 silam.

Serangan granat itu merenggut tiga nyawa, dan melukai sejumlah orang lainnya.

Namun, target utama dalam serangan itu, yakni Komisioner Tinggi Inggris Anwar Choudhury lolos dari maut.

Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan, Kamis (13/4/2017), mengatakan, Hannan dan satu rekannya menjalani hukum gantung Rabu malam.

Keduanya tewas di tiang gantungan di penjara Kashimpur, yang berada di pinggiran Ibu Kota Dhaka.

Sementara, seperti diberitakan AP, terpidana ketiga menjalani eksekusi mati di Distrik Sylhet, juga pada Rabu malam.

Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung Banglades sudah mengukuhkan hukuman mati atas ketiganya, berdasarkan vonis pengadilan pada tahun 2008.

Selanjutnya, Presiden menolak permohonan grasi mereka.

Harkatul Jihad adalah kelompok terlarang di negeri itu, yang berniat menegakkan hukum syariah di Banglades.

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved