Biadab! Itulah Kata Slank Terkait Serangan terhadap Novel Baswedan

Cuma, kalau ini test case koruptor untuk melihat seberapa besar rakyat ngedukung KPK, justru rakyat akan nunjukin.

Biadab! Itulah Kata Slank Terkait Serangan terhadap Novel Baswedan
KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG
Slank diabadikan usai acara Ngobrol Santai Antikorupsi bersama KPK dan ICW di Markas Slank, Jalan Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017) malam. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Band Slank mengecam penyerangan dengan zat cair yang diduga air keras terhadap salah seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Novel Baswedan.

"Biadab, ya," kata drummer Slank, Bimbim, usai acara Ngobrol Santai Antikorupsi di Markas Slank, Jalan Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Rabu (12/4/2017) malam.

Para personel Slank, yaitu Bimbim, Kaka (vokal). Ridho (gitar), Abdee (gitar), dan Ivanka (bas), mengaku juga sadar bahwa pekeraan Novel sebagai penyidik KPK berisiko tinggi.

Baca: Penyiraman Air Keras Novel, Tereliye Minta Pemerintah Jangan Cengengesan Segera Ungkap Dalangnya

"Tapi, ya, risiko perjuangan," sambung Bimbim.

"Cuma, kalau ini test case koruptor untuk melihat seberapa besar rakyat ngedukung KPK, justru rakyat akan nunjukin. Slank malah makin tetep sampai hari ini dukung KPK, fight againts corruption ya," kata Bimbim lagi.

Bimbim bercerita pula bahwa Slank pun, karena terus menyuarakan sikap antikorupsi dan kritik sosial lewat lagu-lagu mereka, sudah merasakan segala macam teror.

Baca: Novel Baswedan Punya Foto Peneror

"Kami hidup dari tahun 80-an, di mana zaman Orde Baru, iya lah (pernah dapat teror). Macem-macem lah. Kalau lo sebutin, pasti udah pernah. Ya, risiko perjuangan," tuturnya.

Meski begitu, Slank tak mau menuding siapa dalang di balik serangan terhadap Novel tersebut, sebelum polisi berhasil mengungkapnya.

"Lihat penyidikan polisi aja," ujar Ridho.

"Ya kita lihat aja. Tapi baunya terlalu bau ya. Jadi mau dibelokin kemanapun baunya juga kecium," timpal Bimbim.

Baca: Penyerangan Novel Baswedan, Jusuf Kalla Menduga Oleh Orang Suruhan

Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help