SriwijayaPost/

Calon Kades Menangkan Gugatan atas Bupati OKI

"Saya berharap, apa yang telah diputuskan MA dapat segera mungkin dilaksanakan Bupati OKI, Iskandar," katanya.

Calon Kades Menangkan Gugatan atas Bupati OKI
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Azisko saat menunjukkan surat keputusan yang dikeluarkan dari MA.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Setelah melalui proses yang panjang dan memakan waktu yang cukup lama, seorang calon Kepala Desa (Kades) Desa Sungai Pasir Kecamatan Cengal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Azisko, akhirnya memenangkan gugatan atas Bupati OKI, Iskandar.

Gugatan tersebut, diajukan Azisko ke PTUN Palembang setelah merasa dizolimi oleh Iskandar karena dirinya dinyatakan tidak berhak menjadi Kades yang sudah jelas pemenang dalam pemilihan Kades tersebut adalah dirinya.

"Setelah menempuh perjalanan panjang dengan persidangan di PTUN Palembang, PTUN Medan dan Mahkamah Agung, akhirnya berdasarkan keputusan MA dengan nomor 10 K/TUN/2017, saya berhak menjadi Kades Desa Sungai Pasir," ungkapnya, Rabu (12/4/2017).

Selain itu, dikatakan Azisko, dengan dikeluarkannya putusan MA yang tertanggal pada 11 April 2017 tersebut juga berarti mengandaskan SK Bupati OKI, Iskandar nomor 947/Kep/B-PMPD/2015 yang mengangkat calon Kades nomor urut 2, Deli Alapa sebagai Kades secara tiba-tiba harus dibatalkan.

"Dengan SK Bupati yang tiba-tiba melantik nomor urut 2 menjadi Kades, kami sangat berkeberatan. Karena sudah jelas, bila pemenangnya adalah saya saat itu. Tetapi, Bupati malah mengangkat nomor urut 2 sebagai kades. Padahal, hasil musyawarah panitia menyatakan saya yang menang," terangnya.

Dari itulah dan karena merasa telah dizolimi, dikatakan Azisko, ia pun akhirnya memutuskan untuk memperkarakannya ke PTUN Palembang dan dalam persidangan di PTUN Palembang beberapa waktu lalu, ia pun dinyatakan menang karena berdasarkan bukti-bukti kongkrit dan saksi yang dihadirkan.

Namun, ternyata pihak dari calon Kades nomor urut 2 tidak terima dengan keputusan tersebut hingga akhirnya melakukan banding ke PTUN Medan.

"Di PTUN Medan, masih tetap memenangkan saya dan calon Kades nomor urut 2 sempat menyatakan tidak mau banding, tetapi ternyata sehari setelah putusan, dia kembali banding. Adanya hal tersebut, karena kami memang benar tidak takut dan terus berupaya mempertahankan hak kami. Hingga akhirnya kami juga dimenangkan di MA berdasarkan banding dari calon Kades nomor urut 2 dan juga Bupati OKI," ungkapnya.

Keluarnya putusan MA dengan menolak kasasi yang diajukan Bupati OKI dan calon Kades nomor urut 2 tersebut, masih dikatakan Azisko, sehingga menyatakan jika dirinya adalah Kades terpilih berdasarkan Pilkades yang dilaksanakan pada 6 Agustus 2015 lalu.

"Saya berharap, apa yang telah diputuskan MA dapat segera mungkin dilaksanakan Bupati OKI, Iskandar untuk mencabut SK yang dikeluarkannya bagi calon Kades nomor urut 2. Karena putusan ini sudah sah berdasarkan hukum di Indonesia ini dan ini juga sudah berlangsung lama," tuturnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help