SriwijayaPost/

Pelajar SMP di Pematang Panggang Ini Melakukan Pungli untuk Uang Jajan

Matsen (16) salah satu pelajar SMP Negeri di Desa Pematang Panggang, Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir, terlibat pungutan liar.

Pelajar SMP di Pematang Panggang Ini Melakukan Pungli untuk Uang Jajan
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Kapolres OKI AKBP Ade Harianto didampingi Kasat Reskrim AKP Haris Munandar mengamankan pelajar yang ikut pungli di Jalintim OKI. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Matsen (16) salah satu pelajar SMP Negeri di Desa Pematang Panggang, Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terlibat dalam aksi pungutan liar (pungli) terhadap sopir roda empat yang melintas di Jalan lintas Timur (Jalintim), Desa Pematang Panggang.

Matsen  ditangkap Jajaran Polsek Mesuji OKI, Pimpinan AKP Darmanson, bersama rekanya Arman (18). Mereka bersama ke lima orang pelaku lain masih dalam pengejaran polisi yang saat melakukan pungli berhasil kabur.

Kapolres OKI AKBP Ade Harianto didampingi Kasat Reskrim AKP Haris Munandar, mengatakan, selama ini aksi pungli terhadap para sopir truk dan roda empat lainya, di titik jalan rusak Desa Pematang Panggang, sangat meresahkan.

"Bahkan mereka tidak segan-segan melukai sopir jika tidak dikasih uang, atas informasi masyarakat, kita langsung lakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap kelumpok yang diketuai oleh Yongki yang kini menjadi daftar mencarian orang," kata Kapolres.

Modus yang dilakukan tersangka, dengan cara menunggu di lokasi jalan rusak pada malam hari, saat mobil melintas dengan pelan-pelan, salah satu pelaku langsung menyenter wajah sopir.

"Ketika sopir tidak nyaman dan berhenti, 6 pelaku lainnya keluar dari semak-semak langsung mengepung mobil korban," jelas Kapolres pada wartawan, Selasa (11/4/2017).

Saat itulah, pelaku ada yang membawa senjata tajam, mulai memaksa korban untuk menyerahkan barang-barang berharga miliknya, seperti dompet dan Hp.

"Target mereka bukan hanya sopir truk saja, tetapi mobil pribadi juga jadi sasaran mereka," tegas Kapolres yang meminta kepada personil yang di wilayah Jalintim OKI, terus siaga dan tindak sesuai dengan ketegasan.

Pihaknya masih melakukan pengejaran 5 orang teman tersangka yang belum tertangkap. "Salah satu tersangka yang kita amankan merupakan anak dibawah umur, untuk proses hukumnya kita berkoordinasi dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas)," ungkapnya.

Tersangka Matsen, mengaku kalau dirinya hanya ikut-ikutan malak. "Saya diajak Yongki pak, kami orang 7, memang ada yang membawa sajam tapi tidak digunakan untuk mengancam, uangnya untuk jajan," akunya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help