Tubuh Serda Ari Kurniawan Terseret 10 Meter di Kolong Truk Batubara

Akibatnya terjadilah tabrakan yang sangat keras, bahkan korban bersama motornya masuk ke bawah kepala mobil dan terseret sekitar 10 meter.

Tubuh Serda Ari Kurniawan Terseret 10 Meter di Kolong Truk Batubara
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Tampak ibu Serda Ari Kurniawan, anggota Yon Zikon yang bermarkas di Banyuasin yang meninggal karena kecelakaan di Desa Ujan Mas, Kabupaten Muarenim, menangisi kepergian anaknya, Sabtu (8/4/2017). 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM -- Malang sekali nasib Serda Ari Kurniawan (25), anggota Yonzikon yang bermarkas di Banyuasin.

Usai membesuk adiknya yang sakit, dirinya malah menjadi korban lakalantas di Desa Ujan Mas Baru, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Muaraenim, Sabtu (8/4/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kejadian lakalantas yang merengut satu korban jiwa anggota TNI AD tersebut, berawal ketika korban usai membesuk adiknya yang sakit di RSUD dr HM Rabain Muaraenim. Kemudian korban berniat pulang ke kesatuannya di Banyuasin dengan mengendarai motor Yamaha Vixion warna Hitam BG 1605 AI.

Ketika tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang sebuah mobil truk angkutan batubara BG 8226 D tanpa muatan yang dikemudikan oleh Jeriono (30) warga Desa Limau, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muaraenim.

Dandim 0404 Muaraenim Letkol Inf Djamaludin mendampingi keluarga Serda Ari Kurniawan yang tewas kecelakaan lalu lintas.
Dandim 0404 Muaraenim Letkol Inf Djamaludin mendampingi keluarga Serda Ari Kurniawan yang tewas kecelakaan lalu lintas. (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Akibatnya terjadilah tabrakan yang sangat keras, bahkan korban bersama motornya masuk ke bawah kepala mobil dan terseret sekitar 10 meter.

Mendengar ada suara keras warga langsung berhamburan dan langsung memberikan pertolongan dengan membawanya ke RSUD dr HM Rabain Muaraenim.

Namun sayang ditengah perjalanan nyawa korban sudah tidak tertolong lagi.

Menurut Susi (41) warga Ujan Mas, pada saat kejadian kebetulan dirinya sedang asyik mengobrol didepan warung.

Tiba-tiba mereka kaget ada suara benturan yang sangat keras, dan ketika dilihat ternyata ada lakalantas.

Sedangkan menurut Suparman didampingi istrinya, korban memang pulang karena ingin membesuk adiknya yang sakit. Rencananya hari ini, korban memang mau pulang lagi ke kesatuannya.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help