Dewan PALI Geram Truk Batubara Melintas di Jalan Umum

Wakil ketua II DPRD PALI, H Darmadi Suhaimi SH menegaskan sudah jelas angkutan truk batubara yang melintas di jalan umum sudah melanggar aturan.

Dewan PALI Geram Truk Batubara Melintas di Jalan Umum
TRIBUNSUMSEL/ARI WIBOWO
Wakil ketua II DPRD PALI, H Darmadi Suhaimi SH melihat kondisi jalan di Desa Karta Dewa yang rusak akibat dilitasi truk batubara. 

SRIPOKU.COM,PALI - Adanya tuntutan masyarakat agar truk angkutan batubara dilarang melintas di jalan umum di Kabupaten PALI, mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI.

Wakil ketua II DPRD PALI, H Darmadi Suhaimi SH menegaskan sudah jelas angkutan truk batubara yang melintas di jalan umum sudah melanggar aturan.

"Undang-udang sudah jelas, yang bersifat kendaraan angkutan khusus (tambang) maka menggunakan jalan khusus, kemudian diperkuat dengan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumsel, dan banyak produk hukum yang dilanggar oleh angkutan batubara," kata politisi PAN, Rabu(5/4/2017)

Ia mengatakan, angkutan batubara melintas di jalan umum, sangat tidak layak dengan kondisi jalan, di mana jalan umum sempit serta banyak permukiman penduduk, selain itu mengganggu aktivitas warga.

Didi sapaan akrab Darmadi, ketika dijumpai Tribun, di lokasi yang dilewati truk angkutan batubara menuju stock pile (pengepulan) batubara PT EPI, di Desa Prambatan, Abab, PALI. Tepatnya Desa Karta Dewa, menunjukkan jalan yang rusak serta tumpahan batubara.

Membuat ia geram, dia juga menyarankan agar aparat penegak hukum dan pemerintah melakukan tidak tegas untuk menindak truk batubara melintas di jalan umum.

"Lihat sendiri jalan ini (Desa Karta Dewa) berlubang dan rusak, ditambah tumpah batubara di bahu jalan dan pinggir jalan, butiran batubara ini, sangat mengganggu kesehatan lingkungan sekitar," katanya.

Didi juga mengatakan sebab akibat truk batubara melintas di jalan umum berdampak adanya Pungutan Liar (Pungli). Ia juga sangat mendukung operasi penangkap Pungli. Namun, ia meminta aparat harus melihat penyebab Pungli itu sendiri.

"Lihat akibat truk batubara melintas jalan umum, adanya Pungli, kita mendukung pemberantasan Pungli di jalan, tapi kita meminta tindak tegas truk batubara yang jelas melanggar aturan (melintas jalan umum), artinya kalau hendak memberantas Pungli, berantas juga sebab Pungli," jelas Didi.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved