SriwijayaPost/

Bupati Muratara Lantik Pengurus Baznas dan Muslimat NU

Organisasi Baznas dan Muslimat NU, kata Syarif Hidayat, memiliki peran cukup penting dalam menyukseskan program pembangunan Kabupaten Muratara.

Bupati Muratara Lantik Pengurus Baznas dan Muslimat NU - pelantikan-muratra-1_20170403_093656.jpg
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Muratara, Syarif Hidayat, melantik pengurus Baznas Kabupaten Muratara, Sabtu (1/4/2017).
Bupati Muratara Lantik Pengurus Baznas dan Muslimat NU - pelantikan-muratara-2_20170403_093528.jpg
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Muratara Lantik Pengurus Baznas dan Muslimat NU - pelantikan-muratara-3_20170403_093553.jpg
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI

SRIPOKU.COM, MURATARA -- Bupati Musirawas Utara (Muratara), Syarif Hidayat, meminta agar pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) segera membuat program bersama instansi terkait dalam mencanangkan program zakat bagi pegawai baik itu lingkungan pemerintah, swasta maupun masyarakat umum, sehingga, hasilnya dapat disalurkan bagi masyarakat Muratara yang membutuhkan atau kedepan juga bisa dimanfaatkan untuk membuat usaha sendiri, baik berupa koperasi atauBaitul Maal yang memberikan kemudahan bagi masyarakat kecil.

"Upaya-upaya ini riil dan bermanfaat bagi masyarakat sehingga masyarakat kita jadi sangat terbantu," ujar Syarif Hidayat saat melantik Ketua Baznas Kabupaten Muratara, Ahmad Ramdoni, dan melantik Ketua Muslimat Nadhlatul Ulama (NU), Sumiatun, di pelataran rumah bupati, Sabtu (1/4/2017).

Organisasi Baznas dan Muslimat NU, kata Syarif Hidayat, memiliki peran cukup penting dalam menyukseskan program pembangunan Kabupaten Muratara dan mendukung visi misi bupati yang sudah dicanangkan lima tahun.

"Visi kita mewujudkan masyarakat Muratara yang makmur, aman, cerdas dan bermartabat. Tanpa dukungan organisasi masyarakat, visi misi itu jalan ditempat. Apabila didukung, saya yakin dengan semangat bangkit, Muratara yang kita cita-citakan dapat terwujud," kata Syarif Hidayat.

Adapun Muslimat NU perannya sangat diperlukan dalam memberikan pengarahan-pengarahan ke setiap desa dengan dasar-dasar keagamaan. Melalui kaum ibu, sasarannya akan lebih cepat dan tepat. Hal ini untuk menangkal dampak-dampak negatif dalam keluarga, seperti bahaya narkoba.

"Ketika lewat Ibu-Ibu, akan lebih cepat memberikan pencerahan bagi keluarganya agar tidak terpengaruh hal-hal yang negatif. Aktifkan kembali majlis taklim di desa-desa untuk membentuk masyarakat cerdas dan berakhlak karimah," ujarnya sembari berucap jika Pemkab Muratara siap membantu pengurus Baznas dan Muslimat NU dalam menjalankan roda organisasinya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help