Imam Diduga Menggorok Lehernya Sendiri di dalam Kamar

Namun tiba-tiba korban meminta kepada istri pemilik warnet sedikit garam dan minta buatkan kopi, lalu tanpa sepengetahuan istri pemilik warnet

Imam Diduga Menggorok Lehernya Sendiri di dalam Kamar
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Jenazah Imam yang diduga bunuh diri dengan cara menggorok lehernya.

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sabtu (1/4/2017) pagi tadi tepatnya pukul 09.30 WIB, warga Talang Kelapa Kecamatan Pagaralam Selatan, dihebohkan dengan tewasnya seorang pemuda diduga akibat bunuh diri dengan cara menggorok leher sendiri.

Keterangan petugas kepolisian diketahui korban bernama Imam Bin M Isa (18) warga Jl Mayjen Harun Sohar No 7 Rt 5/4 Kelurahan Tumbak Ulas Pagaralam Selatan.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Pagaralam AKP Rahmad Kusnedi Skom didampingi Kapolsek Pagaralam Selatan AKP Subra, kronologis kejadian yakni sekitar pukul 09.30 WIB di dalam warnet 505 net milik Susanto warga setempat, korban saat itu sedang bermain internet.

Namun tiba-tiba korban meminta kepada istri pemilik warnet sedikit garam dan minta buatkan kopi, lalu tanpa sepengetahuan istri pemilik warnet, korban ternyata mengambil sebilah pisau didapur warnet dan kemudian masuk ke dalam kamar pemilik warnet.

Diduga saat di dalam kamar itu korban menyayat lehernya sendiri.

Kemudian korban terjatuh di depan pintu kamar tersebut.

Selanjutnya saksi yang melihat kejadian itu berteriak meminta pertolongan dan berusaha memberikan pertolongan, namun ternyata korban malah berdiri dan berjalan keluar warnet.

Saksi lain yang melihat kejadian ini berusaha menolong dengan cara membawa korban ke rumah sakit menggunakan sepeda motor, namun korban kemudian terjatuh tersungkur di duga kehabisan darah.

Melihat kondisi itu sejumlah warga kemudian memberhentikan sebuah mobil dan kemudian membawa korban ke rumah sakit, namun nahas saat sampai di RSUD Besemah korban sudah meninggal.

"Pagi tadi kita mendapat laporan soal adanya korban bersimbah darah di kawasan Talang Kelapa. Setelah mendapat laporan tersebut kita segera meluncur TKP dan ternyata korban sudah dibawa ke rumah sakit oleh warga. Saat ini kita masih memeriksa beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut dan melakukan olah TKP. Dugaan sementara korban bunuh diri karena permasalahan keluarga," jelas AKP Rahmad Kusnedi Skom di dampingi AKP Subra, Sabtu (1/04/2017).

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved