SMK Ini Hanya Terima 90 Siswa Baru, Ini Alasannya

SMK Penerbangan Sriwijaya Palembang ini sudah berdiri sejak empat tahun lalu dan baru meluluskan angkatan pertama pada 2016 lalu.

SMK Ini Hanya Terima 90 Siswa Baru, Ini Alasannya
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Merawat Pesawat terbang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebagai sekolah penerbangan pertama di Palembang, SMK Penerbangan Sriwijaya Jl Bendungan Sekip Jaya Palembang banyak siswa yang menginginkan masuk ke sekolah ini.

Namun untuk tahun ini pihaknga hanya membatasi maksimal 90 siswa yang akan dibagi ke dalam tiga kelas. Pasalnya jika terlalu banyak, akan kesulitan untuk membagi tempat praktek, mengingat tempat praktek sekolah penerbangan ini sangat terbatas.

SMK Penerbangan Sriwijaya Palembang ini sudah berdiri sejak empat tahun lalu dan baru meluluskan angkatan pertama pada 2016 lalu. Sekolah penerbangan ini merupakan sekolah penerbangan pertama di Palembang. 

"Kami mempunyai dua jurusan, yakni jurusan perjalanan wisata dan jurusan perawatan mesin pesawat. Namun untuk angkatan pertama hanya untuk lulusan perjalanan wisata, karena jurusan satunya saat ini baru ada di kelas X dan XI," ujar Kepala Sekolah SMK Penerbangan Sriwijaya Palembang, Patman Rozi, Jumat (24/3).

Ia menilai, dengan adanya sekolah yang fokus pada dunia penerbangan seperti ini akan menjadi wadah yang baik bagi anak yang ingin menyalurkan minat dan bakatnya untuk mendalami tentang dunia penerbangan dan parawisata pada umunya. Dengan demikian, harapannya bisa membatu pemerintah dalam mewujudkan program pemerintah dan dunia pendidikan. 

Akan tetapi untuk tenaga pengajar sendiri, pihaknya telah mmepunyai 26 dosen yang sebagian besar sudah S2 yang berasal dari berbagai dosen yang sudah mempunyai pengalaman di bidangnya yang sudah mengajar di berbagai kampus ternama di Palembang ini.

Dengan demikian pihaknya menyakini kualitas lulusan sekolah tersebut mampu bersaing dengan siswa lainnya.

"Saat ini kita masih fokus melakukan perbaikan yang ada. Jika semuanya sudah selelsai maka kita mempunyai rencana membuka jurusan baru lagi," ujarnya.

Pada penerimaan tahun kelima ini, ungkap Patman, sudah dibuka sejak tanggal 16 Februari - 29 April untuk gelombang pertama. Sedangkan gelombang kedua akan dimulai pada tanggal 2 Mei - 15 Juli 2017.

"Bagi siswa yang ingin mendaftar harus menyiapkan surat keterangan sedang duduk di kelas IX, tinggi badan minimal 150 cm bagi perempuan dan minimal 155 cm bagi laki-laki, tidak cacat fisik, sehat jasmani dan rohani dengan dibuktikan surat dari dokter," ujarnya. 

Untuk biaya pendaftaran sendiri, jelas Patman, terbilang murah Rp 3.9 juta rupiah sudah termasuk semua SPP selama satu bulan namun siswa harus tetap membayar uang praktik sebesar Rp 2 juta untuk biaya praktik selama tiga bulan di STIPI Tangerang dan Rp 500 ribu untuk biaya praktik saat pembelajaran selama satu tahun di BLPT Sumsel.
 

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved