SriwijayaPost/

Sering Banget Dipakai dan Jadi Koleksi, Sejarah Jam Tangan Ternayat Sudah Ada Sejak Perang Dunia I

Sebelum munculnya jam tangan, dulu ada namanya pocket watches yang pertama kali dipopulerkan oleh King Charles II di tahun 1670-ann.

Sering Banget Dipakai dan Jadi Koleksi, Sejarah Jam Tangan Ternayat Sudah Ada Sejak Perang Dunia I
GQ
Jam tangan Oyster Perpetual Cosmograph Daytona dari Rolex. 

SRIPOKU.COM - Sebelum munculnya jam tangan, dulu ada namanya pocket watches yang pertama kali dipopulerkan oleh King Charles II di tahun 1670-ann.

Disebut pocket watches karena cowok-cowok zaman dulu, ingin punya jam kecil yang praktis bisa dibawa ke mana-mana dan muat di kantong.

Namun, sebagian orang dengan latar pekerjaan tertentu, pocket watch justru dianggap tidak praktis dan bikin ribet.

Pada saat Perang Dunia I, seorang pilot bernama Alberto Santos Dumont pada 1900-an menyampaikan kesulitannya sebagai pilot kepada Louis Cartier soal penggunaan jam tangan ini.

Pasalnya, dianggap menganggu aktivitas tangannya sebagai pilot saat mengendalikan kemudinya.

Louis Cartier pun akhirnya menemukan alternatif dengan membuat jam tangan tali kulit dan pengait kecil untuk digunakan.

Voila, arloji alias jam tangan pun lahir.

Hari ini jam tangan bukan cuma dipakai sebagai penunjuk waktu.

Namun berevolusi jadi sebuah alat yang jadi bagian dari lifestyle dan fashion sekaligus identitas bagi seseorang yang menggunakannya.

Itu mengapa orang banyak yang hobi beli jam tangan dan dikoleksi.

Halaman
12
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help