SriwijayaPost/

Pengendara Hendaknya Lebih Waspada. Gerombolan Kerbau Berkeliaran di Jalinsum

Gerombolan kerbau ini seringkali masuk ke badan jalan tanpa mempedulikan banyaknya kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

Pengendara Hendaknya Lebih Waspada. Gerombolan Kerbau Berkeliaran di Jalinsum
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Di Jalinsum antara Kecamatan Karangjaya dan Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, banyak hewan ternak jenis kerbau yang dibiarkan bebas berkeliaran. 

SRIPOKU.COM, MURATARA -- Pengendara yang melintasi Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) diwilayah Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) hendaknya lebih waspada dan berhati-hati. Sebab, dibeberapa titik lokasi diruas jalan ini, terutama diwilayah antara Kecamatan Karangjaya dan Kecamatan Rupit, banyak hewan ternak jenis kerbau yang dibiarkan bebas berkeliaran.

Gerombolan kerbau ini seringkali masuk ke badan jalan tanpa mempedulikan banyaknya kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Sehingga, jika tidak hati-hati, dapat membahayakan pengendara.

Kerbau-kerbau tersebut adalah hewan ternak peliharaan milik masyarakat setempat. Oleh pemiliknya, kerbau-kerbau itu dibiarkan mencari makan sendiri, seperti rerumputan yang banyak tumbuh disepanjang jalinsum diwilayah tersebut.

Saat mencari makan, seringkali kerbau ini menyeberang jalan tanpa mempedulikan arus lalulintas, terlebih bila sedang ramai. Karena itu, jika melihat ada gerombolan kerbau sedang makan rerumputan di jalinsum, hendaknya pengendara memperlambat laju kendaraannya agar tak menabrak kerbau yang tiba-tiba nyelonong masuk ke jalan. Lebih baik pelan-pelan dan berjalan normal kembali setelah melewati gerombolan kerbau tersebut.

Bagi masyarakat lokal, seperti dari Lubuklinggau atau Musirawas dan Muratara sendiri, sudah paham bahwa disepanjang Jalinsum Kecamatan Karangjaya hingga Kecamatan Rupit banyak kerbau, sehingga dapat lebih waspada saat melintasi jalan ini.

Namun, bagi masyarakat atau pengendara dari luar, seperti dari Jambi, Padang dan lainnya, kemungkinan belum mengetahui bahwa banyak kerbau disepanjang Jalinsum wilayah tersebut.

Terkait banyaknya kerbau berkeliaran di Jalinsum ini, Bupati Muratara, Syarif Hidayat, sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah daerah sudah menghimbau kepada masyarakat agar menjaga kerbau peliharaan masing-masing dan jangan dibiarkan berkeliaran bebas. Sebab, dapat mengganggu arus lalulintas dan dapat membahayakan pengendara.

Ia meminta untuk menertibkan agar hewan ternak tersebut tidak dibiarkan berkeliaran bebas di jalan raya. Kedepan akan dibuat semacam peraturan daerah (Perda).

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help