Dana Desa di OKI Meningkat 40 Persen. Iskandar Tepati Janji untuk Membangun OKI dari Desa

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tetap memposisikan desa sebagai fokus utama pembangunan.

Dana Desa di OKI Meningkat 40 Persen. Iskandar Tepati Janji untuk Membangun OKI dari Desa
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Bupati OKI, H. Iskandar, SE, didampingi Waki Bupati, HM. Riai, SE, dan Sekda, H. Husin, S.Pd, MM, menyerahkan dana desa kepada seluruh kepala desa di Pemerintah daerah (Pemda) OKI. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tetap memposisikan desa sebagai fokus utama pembangunan. Pemberian Dana Desa (DD) langsung dari APBN dna APBD melalui alokasi dana desa (ADD) dan Bagi Hasil Lelang Lebak Lebung (L3) untuk dikelola masyarakat desa merupakan salah satu bukti konkrit bahwa Bupati H. Iskandar, SE, menepati janjinya untuk membangun dari desa.

Tahun ini, Dana Desa dinaikkan jumlahnya menjadi Rp 120 Milyar atau meningkat 40 persen dibanding 2016 lalu. Artinya, setiap desa akan mengelola uang secara mandiri sebesar Rp 500 sampai Rp 800 juta.

Selain itu, desa-desa di OKI pada tahun 2017 ini diguyur dana Bagi Hasil Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Hasil Lelang Lebak Lebung (L3) hingga Rp 6,2 Milyar atau meningkat sebanyak 5 persen dari tahun sebelumnya.
Iskandar berharap dana desa ini mampu menjadi stimulan menaikkan geliat ekonomi di desa.

“Meski disana-sini terjadi pemangkasan, dana desa tetap jadi prioritas kami. Dana Desa ini bisa menjadi stimulan terhadap percepatan pembangunan di desa," ujar Iskandar, Senin (20/3/2017).

Dalam mengawal Dana Desa agar tepat sasaran, Iskandar mendorong dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bisa menjadi alat bagi desa untuk mewujudkan kemandirian secara ekonomi.

“BUM-Des ini menjadi wadah membangun ekonomi desa. Bisa dengan membentuk unit usaha pertanian, peternakan, kerajinan UMKM. Juga bisa membentuk unit usaha simpan pinjam, penyewaan alat-alat, termasuk unit usaha jual beli/perdagangan," ujarnya.

"Selain meningkatkan dana desa pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten OKI juga menaikkan tunjangan bagi para kepala desa, perangkat desa dan BPD," ungkap Iskandar menambahkan.

“Kami tau tugas bapak ibu kades sangat berat. Untuk itu tunjungan Kepala Desa, BPD dan Perangkat Desa kami naikkan Rp 3 juta per desa," ucap Iskandar, seketika disambut riuh tepuk tangan para kepala desa.

Kepala Desa (Kades) Sunggutan, H. Buslah, menyambut baik dan bersyukur dengan meningkatnya dana desa.

"Meningkatnya dana desa membuat desa bisa membangun dan mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah untuk membangun OKI dimulai dari desa," tandas Buslah.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help