SriwijayaPost/

Pelaku Pembunuhan Ini Diringkus Ketika Bersiap Melarikan Diri Keluar Provinsi

"Tersangka ini kita amankan ketika sedang siap-siap hendak pergi ke luar provinsi untuk kabur melarikan diri dan bersembunyi," jelasnya.

Pelaku Pembunuhan Ini Diringkus Ketika Bersiap Melarikan Diri Keluar Provinsi
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Tersangka Andre saat disuruh untuk menunjukkan lokasi tempat ia membuang barang bukti pisau yang digunakannya untuk menghabisi nyawa korban Jefri. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Teka-teki pelaku pembunuhan terhadap korban Jefri (35) yang mayatnya ditemukan terkapar di Jalan Letkol Iskandar depan Palembang Indah Mall tak jauh dari simpang empat lampu merah Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang pada Sabtu (18/3/2017) lalu akhirnya terungkap.

Pelaku diketahui bernama Andre Muhammad Islam (24) warga Jalan Candi Welang Lorong H Satar Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang yang berhasil diamankan Polsekta Ilir Barat (IB) I Palembang di rumahnya beberapa saat usai dari kejadian.

Kapolsekta IB I Palembang, Kompol Handoko Sanjaya didampingi Kanit Reskrim, Ipda Irsan, menjelaskan, tersangka berhasil diamankan beberapa saat usai kejadian atau persisnya sekitar pukul 00.00 setelah pihaknya melakukan pemeriksaan termasuk mengambil keterangan dari beberapa saksi yang mengetahui akan kejadian tersebut.

"Tersangka ini kita amankan ketika sedang siap-siap hendak pergi ke luar provinsi untuk kabur melarikan diri dan bersembunyi," jelasnya, Senin (20/3/2017).

Dari penangkapan tersebut, dikatakan Handoko, pihaknya pun langsung melakukan pemeriksaan secara intensif dan hasilnya, diketahui aksi tersebut ternyata tidak dilakukan oleh tersangka Andre seorang diri melainkan, bersama kedua orang rekannya, R dan A yang saat ini masih dalam pengejaran.

"Dari hasil pemeriksaan, diketahui tersangka Andre inilah otak pelakunya. Dia yang melakukan penusukan itu sebanyak lima kali masing-masing di bagian punggung belakang dan dada." terangnya.

Dua anggota Polsek IB I Palembang harus terjun ke aliran sungai Karang untuk mencari barang bukti pisau yang digunakan tersangka Andre untuk membunuh korban.
Dua anggota Polsek IB I Palembang harus terjun ke aliran sungai Karang untuk mencari barang bukti pisau yang digunakan tersangka Andre untuk membunuh korban. (SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO)

Penusukan tersebut, dikatakan Handoko, dilakukan tersangka Andre menggunakan sebilah senjata tajam berupa pisau dapur yang sempat dibuang tersangka Andre ke dalam parit yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Jadi usai kejadian tersebut, tersangka Andre langsung membuang barang bukti pisau ke dalam parit," ungkapnya.

Masih dikatakan Handoko, saat ini pihaknya masih mendalami pemeriksaan terhadap tersangka Andre guna mengetahui motif dari kejadian tersebut yang sebenarnya.

"Untuk motif belum tahu dan masih pendalaman. Namun, dari hasil pemeriksaan, diketahui aksi tersebut terjadi berawal di dalam Kompleks Ilir Barat Permai dan kemudian korban berlari hingga akhirnya roboh dan meninggal di lokasi penemuan," tuturnya.

Cari Barang Bukti di Parit
Lantaran barang bukti pisau yang digunakan tersangka Andre untuk menghabisi nyawa korban Jefri sempat hilang setelah dibuang ke dalam parit yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, pihak Polsekta IB I Palembang pun terus melakukan pencarian.

Berbekal petunjuk dari tersangka Andre yang menunjukkan sekitar lokasi tempat pembuangan pisau tersebut, petugas pun langsung terjun melakukan pencarian dengan menyusuri parit. Setelah sekitar sepuluh menit melakukan pencarian, dua orang petugas, Bripka Didi dan Aiptu Beri Kuswara akhirnya berhasil menemukannya.

"Alhamdulillah barang bukti pisaunya bisa ketemu, karena mengingat banyak kendala seperti posisi air yang sedang besar dan warnanya hitam, lumpur yang banyak belingnya," jelas Bripka Didi saat ditemui usai melakukan pencarian barang bukti pisau.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help