Ini Kata Pemprov Sumsel Soal Pembuatan Tarian Palembang Darusalam dan Nasib Tarian Gending Sriwijaya

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Chamelyn Sinaga, saat diwawancarai, Minggu (19/3/2017) malam.

Ini Kata Pemprov Sumsel Soal Pembuatan Tarian Palembang Darusalam dan Nasib Tarian Gending Sriwijaya
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Tari gending Sriwijaya saat dimulainya pembukaan Festival Sriwijaya XXV, Senin (18/7/2016) 

PALEMBANG, SRIPO --  Munculnya wacana akan dibuatnya tarian Palembang Darussalam disambut baik oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, terlebih jika tujuannya untuk menambah khasanah kebudayaan seni tari baru. 

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Chamelyn Sinaga, saat diwawancarai, Minggu (19/3/2017) malam.

Irene Camelyn
Irene Camelyn (SRIPOKU.COM/IGUN BAGUS SAPUTRA)

Menurut Irene, seharusnya wacana penambahan tarian baru oleh Dinas Kebudayaan Kota Palembang tidak perlu dihubungkan dengan Tarian Gending Sriwijaya yang sudah ada sejak jaman kesultanan dan sudah menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia.

"Kalau memang ingin membuat tarian baru ya silahkan saja, apalagi untuk menambah seni budaya tarian malah lebih bagus. Namun, itu tidak ada kaitannya dengan Tarian Gending Sriwijaya yang sudah ada sejak lama. Palembang juga merupakan bagian dari kebesaran Kerajaan Sriwijaya, jadi tidak akan bisa dilepaskan dari Tarian Gending Sriwijaya ini," ulasnya.

Selanjutnya dikatakan, jangan sampai wacana pembuatan Tarian baru Palembang tersebut membuat Tarian Gending Sriwijaya dilupakan atau tidak bisa ditampilkan saat menyambut tamu kenegaraan yang datang ke Kota Palembang karena dianggap bukan tarian khas Palembang.

Apalagi hilang begitu saja, karena tarian ini juga sudah menjadi milik bangsa Indobesia, yang selalu menjunjung tinggi adat istiadat budaya yang bersumber pada kearifan lokal.

"Tarian Gending Sriwijaya ini bukan hanya milik provinsi Sumsel ataupun milik kota Palembang saja. Namun ini salah satu budaya Indonesia yang semua orang berhak melestarikannya khususnya pemerintah setempat. Ini yang harus kita luruskan, agar semua orang tetap bisa melestarikan tarian ini, karena tarian gending sriwijaya juga merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki bangsa ini," ujatnya. (*)

Editor: Darwin Sepriansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help