SriwijayaPost/

Sopir Truk Batubara 'Begoco', Yuliansyah Menderita Luka Bacok

Perkelahian antara sesama sopir truk batubara tersebut terjadi, diduga faktor tersinggung antara korban dan pelaku.

Sopir Truk Batubara 'Begoco', Yuliansyah Menderita Luka Bacok
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Dua sopir batubara berkelahi, Yuliansyah menderita luka bacok dan dirawat di RS Bunda Prabumulih (kiri, atas). Handoko (kanan), tersangka pembacok, dan barang bukti parang yang digunakan untuk membacok.

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Dua sopir truk batubara yakni Handoko (20) sopir truk batubara BG 8711 EG dan Yuliansyah (21) yang mengendarai mobil truk batubara BG 8609 UK, terlibat perkelahian.

Akibatnya, Yuliansyah menderita luka bacok dan menjalani perawatan di RS Bunda Prabumulih, di depan warung makan milik Sapri di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, Jumat (17/3/2017) sekitar pukul 11.00.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Sabtu (18/3/2017), perkelahian antara sesama sopir truk batubara tersebut terjadi, diduga faktor tersinggung antara korban dan pelaku.

Karena sebelumnya antara korban dan pelaku pernah ribut ketika sama-sama membawa kendaraaan truk batubara.

Handoko mengendarai mobil truk batubara Colt Diesel warna kuning BG 8711 EG dan korban Yuliansyah yang mengendarai mobil truk batubara Colt Diesel warna kuning BG 8609 UK.

Kemudian keduanya mampir di warung makan milik Sapri (49) di Desa Lembak.

Tidak lama kemudian, keduanya tiba-tiba terlibat pertengkaran yang diduga masalah antara korban dan pelaku pernah terlibat kebut-kebutan dan saling salib menyalib di jalan umum.

Kemudian pelaku menuju ke mobilnya dan mengambil satu buah parang bergagang kayu dengan panjang sekitar 60 cm, dan langsung menebaskannya ke arah korban sebanyak satu kali.

Korban yang tidak siap kaget dan spontan menangkis serangan tersebut dan mengenai tangan kiri korban sehingga mengalami luka bacok.

Melihat tangan korban berdarah, pelaku bukannya menolong namun sebaliknya memilih melarikan diri ke arah Palembang dengan mengendarai mobilnya sedangkan korban langsung dibawa ke Puskesmas Gelumbang untuk mendapatkan perawatan medis.

Usai mendapatkan laporan, petugas langsung melakukan pengejaran dipimpin Kanit Reskrim Ipda Damanik bersama anggota Polsek Lembak.

Pada saat berada di jalan lintas wilayah Kecamatan Gelumbang, terlapor berhasil diamankan dan kemudian dibawa ke Polsek Lembak.

Kapolres Muaraenim AKBP Hendra Gunawan melalui Kapolsek Lembak AKP Aidil didampingi Kasubag Humas AKP Arsyad Agus, mengatakan, saat ini tersangka bersama barang bukti satu buah parang bergagang kayu warna cokelat dengan panjang sekitar 60 cm diamankan guna penyelidikan lebih lanjut.

Sedangkan korban menjalani perawatan di RS Bunda Prabumulih.

Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 351 KUH Pidana.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help