SriwijayaPost/

SFC Update

Resha Kecewa Liga U-21 Ditiadakan

Menurutnya, regulasi yang diterapkan PSSI seakan inkonsisten dan berubah ubah, yang imbasnya terhadap anak muda Indonesia yang ingin menjadi pemain.

Resha Kecewa Liga U-21 Ditiadakan
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kekecewaan mendalam dirasakan peserta seleksi Sriwijaya FC U-21. Kebijakan PSSI yang menghapuskan Liga U-21 membuat Resha sebagai peserta harus mengubur impianya berseragam Laskar Wong Kito. Menurutnya, regulasi yang diterapkan PSSI seakan inkonsisten dan berubah ubah, yang imbasnya terhadap anak muda Indonesia yang ingin menjadi pesepakbola.

"Awalnya setiap tim harus ada U-21 dan U-19 makanya ada seleksi, tapi seketika berubah. Saya jujur kecewa, apalagi saya jauh-jauh dari Oku Selatan datang untuk ikut seleksi," ucapnya, Jumat (17/3/2017).

Seperti diketahui, PSSI memutuskan untuk menghapus Liga U-21 yang selama ini digelar beriringan dengan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. Sebagai gantinya, induk organisasi sepakbola nasional itu menggulirkan Liga U-19.

Hal itu membuat Asprov PSSI Sumsel mengeluh karena telah mempersiapkan skuat U-21 SFC binaan PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM). Bahkan ratusan remaja asal Sumsel sempat diseleksi baru-baru ini. Kondisi itu disebut sangatlah tragis.

"Ini benar-benar sangatlah tragis ! Karena kami juga bingung mau bilang apa kepada anak-anak di seleksi yang sudah kami seleksi," kata Kabid Pembinaan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, Bambang Supriyanto, saat dihubungi

Beruntungnya, tim penyeleksi sudah mengklasifikasikan peserta seleksi SFC U-21 dalam kategori usia. Dimana dari ketegori itu, kelompok tujuh sampai sembilan kategori usia 19 tahun kelahiran 1998. Selain itu, pihaknya juga akan mengambil pemain muda peserta seleksi Timnas U-19 beberapa waktu lalu.

Tags
liga
Penulis: Candra Okta Della
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help