SriwijayaPost/

Kapolresta: "Pelajar SMK N 7 tidak Diculik, Melainkan Dijemput Temannya"

"Antara yang merasa korban dengan yang diduga pelaku ternyata sudah saling kenal, bahkan pergi bersama-sama untuk merayakan ulang tahun temannya,"

Kapolresta:
sripoku.com/andyka wijaya
Kapolresta Palembang,Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --Siswi SMK N 7, Tasya Ananda (16), yang sempat dilaporkan ke SPKT Mapolresta Palembang menjadi korban penculikan, diduga tidak seperti yang dilaporkan.

Yang ada, Tasya diduga dijemput temannya untuk merayakan ulang tahun (ultah).

"Jadi kita tegaskan, tidak ada penculikan di Palembang," kata Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, ketika memberikan keterangan Sabtu (18/3/2017).

Berita Sebelumnya: Aksi Penculikan Anak Sekolah Kembali Terjadi di Palembang. Mulut Korban Dibekap, Lalu. . .

Kesimpulan itu didapat. kata Wahyu, setelah anggota melakukan penyelidikan begitu Tasya membuat laporan.

Petugas bahkan berhasil menemukan dua wanita yang sempat diduga sebagai pelaku.

Namun setelah diselidiki lebih dalam, ternyata itu tidak benar.

"Antara yang merasa korban dengan yang diduga pelaku ternyata sudah saling kenal, bahkan pergi bersama-sama untuk merayakan ulang tahun temannya," kata Wahyu.

Ketika hendak pulang, tambah Wahyu, di tengah perjalanan ketiganya terlibat cekcok mulut.

Tasya, usai adanya cek cok mulut, melaporkan seolah kejadian itu sebuah penculikan.

Halaman
12
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help