SriwijayaPost/

Pemkot Minta Persentase 40-60 untuk Bagi Hasil Kekayaan Daerah

Sekda Kota Palembang Harobin Mustofa meminta kepada pemerintah pusat untuk menambah persentase dalam pembagian bagi hasil kekayaan alam daerah.

Pemkot Minta Persentase 40-60 untuk Bagi Hasil Kekayaan Daerah
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Sekda Palembang Harobin Mustofa 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Sekda Kota Palembang Harobin Mustofa meminta kepada pemerintah pusat untuk menambah persentase dalam pembagian bagi hasil kekayaan alam daerah pada Rapat Dengar Pendapat dengan tema Pemantauan LKPD 2016 dan Penjaringan Aspirasi Penyusunan RUU Pengelolaan Kekayaan Negara dan Daerah, di Gedung Sekretariat Daerah Kota Palembang, Jumat (17/3/2017).

"Selama ini bagi hasil kekayaan daerah dibagi 30 persen untuk pemerintah daerah dan 70 persen untuk pemerintah pusat. Namun untuk 30 persen itu bukan dari 100 persen secara keseluruhan, melain dari 70 persennya," ungkap Harobin.

Rapat yang dihadiri Siska Marleni, anggota DPD RI asal Sumsel dalam rangka resesnya, Harobin meminta agar pembagian bagi hasil kekayaan daerah di wilayah Kota Palembang ditambah persentasenya. Dikarenakan selama ini menimbulkan permasalah baru dan membuat Pemkot Palembang defisit kas.

Bahkan Pemkot Palembang terpaksa berhutang ke BSB sebesar Rp100 miliar, untuk membayar sejumlah tunggakan, terkait pembangunan dan pembayaran hutang kepada kontraktor seperti diberitakan beberapa waktu lalu.

"Kita minta persentasenya 40-60. Karena tujuannya untuk percepatan pembangunan daerah. Perlu diketahui, untuk tahun 2015 dan 2016 dana bagi hasil itu masih ada di pemerintah propinsi. Kedepannya kami meminta kalau bisa dana bagi hasil itu langsung masuk ke kas daerah," ujarnya.

Harobin mengatakan, permintaan berikutnya yakni mengenai aturan pengalihan asset negara ke daerah. Contohnya mengenai pengelolaan Sungai Musi yang merupakan aset nasional. "Sungai Musi itu banyak dilintasu kapal batubara, namun semuanya ke pusat. Seandainya pengelolaan Sungai Musi itu ada di kita, pastinya bisa menambah pemasukan kas daerah yang tujuan untuk percepat pembangunan Kota Palembang," ujarnya. (Editor: Abdul Hafiz)

Penulis: Welly Hadinata
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help