Venue Bowling Asian Games Setengah Lagi

Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan semakin getol mempersiapkan diri menjadi salah satu tuan rumah Asian Games (AG) 2018 mendatang.

Venue Bowling Asian Games Setengah Lagi
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Ilustrasi venue bowling. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan semakin getol mempersiapkan diri menjadi salah satu tuan rumah Asian Games (AG) 2018 mendatang. Pembangunan fasilitas dan infrastruktur terus dilakukan salah satunya adalah Venue Bowling, yang saat ini pembangunannya tinggal 50 persen lagi akan rampung.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Sumsel, Basaruddin, melalui Kabid Tata Bangunan dan Perumahan PU Cipta Karya Sumsel, Aminuddin, Rabu (15/3).

Ia mengatakan, semakin hari progres persiapan Sumsel menuju Asian Games semakin positif. Untuk pembangunan Venue Bowling di kawasan Jakabaring, yang berdekatan dengan Bank SumselBabel (eks media center SEA Games 2011 lalu), terlihat perkembangan signifikan.

"Berdasarkan pantauan kami dilapangan dan juga hasil dari laporan bagian engineering yang membangun venue Bowling, pembangunannya sudah lebih dari 51 persen," kata Aminuddin.

Secara detail, ia menjelaskan pada pekan ini pihak kontraktor menyelesaikan beberapa item pembangunan, mulai dari pekerjaan cor pedestal, timbunan samping untuk akses crane agar dapat erection kolom baja, dan beberapa pengerjaan lainnya. Untuk pekan depan, pengerjaan venue sudah memasuki tahap pengerjaan erection steel kolom sebelah kiri.

"Jadi progres pembangunan ini sangat positif dan berjalan lancar. Semua pekerjaan ini dibiayai dan diawasi langsung oleh OKI Pulp & Paper sendiri, dan dilaksanakan oleh mitra mereka PT. OMG. Pihak Pemprov Sumsel hanya terima barang saja," katanya

Seperti diketahui, Sinar Mas Group, tepatnya perusahaan OKI Pulp And Paper adalah yang menyandang dana pembangunan Venue Bowling di Jakabaring. Pembangunan venue ini membutuhkan dana mencapai Rp25 Miliar. Hal ini diungkapkan Vice Director OKI Pulp And Paper, Gadang Hartawa. Ia mengatakan, pihaknya sudah sepakat akan memberikan bantuan berupa hanya bangunan fisik untuk Venue Boling.

Untuk kelengkapan gedung dan fasilitas lainnya bukanlah menjadi tanggung jawab pihaknya. Untuk desain dan rancangan anggaran biaya (RAB) diselesaikan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PU CK) Sumsel, pihaknya hanya menerima desain dan RAB untuk direalisasikan. Progres proyek ini belum sampai ground breaking/peresmian atau peletakan batu pertama belum dilakukan, baru sebatas dilakukan tapak project.

Dikatakanya, venue bowling center yang akan dibangun dengan 40 line standar internasional, luas bangunan 3.600 m2 di atas lahan seluas 2,8 hektar ini ditargetkan rampung pada Juni-Juli 2017 mendatang.

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help