SriwijayaPost/

Suami: Saya Dengar Saat Itu Dia Bilang ke Anak Kami Kalimat 'Kau Ni Nakal Nian, Matilah Kau Ni'

Istri: Seminggu sebelum kejadian dia (Salbani) pernah menganiaya dan mengancam saya dengan pisau. Dia juga sering pukuli anak saya.

Suami: Saya Dengar Saat Itu Dia Bilang ke Anak Kami Kalimat 'Kau Ni Nakal Nian, Matilah Kau Ni'
SRIPOKU.COM/YULIANI
Saksi sekaligus suami terdakwa (baju cokelat) saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus penganiayaan anak di Pengadilan Negeri (PN) kelas 1A Palembang, Kamis (16/3/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terdakwa Siska Nopriana (23) hanya terisak pelan di samping kuasa hukumnya dalam sidang pidana kasus penganiayaan anaknya hingga berujung kematian di Pengadilan Negeri (PN) kelas 1A Palembang, Kamis (16/3/2017).

Apalagi bungsu dari empat bersaudara ini mendengar kesaksian suaminya sendiri, yang membeberkan perilakunya selama ini terhadap korban yang tak lain anak kandungnya, Bryan Aditia Fadhilah (4).

Suami terdakwa sekaligus ayah korban, Salbani mengatakan, saat mengetahui anaknya sekarat sempat dibawa ke RS.

Saat itu ia susah menjelaskan kondisi tubuh anaknya yang sudah dipenuhi luka memar terutama bagian wajah.

"Ada luka dan bekas pukulan pada tubuh anak saya. Bibir bagian atas bengkak, pelipis kiri luka, dan bagian telinga kiri biru. Saat saya tanya mengapa bibir bengkak, kata anak saya karena terjatuh," ujarnya dengan nada lemah.

Salbani menambahkan, selama ini ia memang tidak pernah secara langsung melihat terdakwa menganiaya korban.

Namun seingatnya, istrinya memang sudah kesal pada kenakalan anak mereka tersebut.

"Anak saya suka melapor sambil pegang kepalanya, dan berkata: 'Yah di sini dipukul bunda. Dari sanalah saya sering menegur istri saya. Saat dinasihat dan ia membantah, jadi omongan saya agak keras," urainya.

Parahnya, saksi juga pernah mendengar terdakwa menyumpahi anaknya secara langsung.

Saat itu usia anaknya masih di bawah satu tahun dan memang sudah nakal. Makanya terdakwa kerap memarahinya.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help