SriwijayaPost/

Jual Pil Ekstasi di Arena OT, Dua Warga Ini Diamankan Polisi

Dua warga Inderalaya Selatan tertangkap tangan saat menjajakan pil ekstasi kepada pengunjung orgen tunggal.

Jual Pil Ekstasi di Arena OT, Dua Warga Ini Diamankan Polisi
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Dua tersangka Ariansyah dan Alamsyah bersama barang bukti berupa 7 butir narkotika jenis pil ekstasi serta uang tunai hasil transaksi, saat diamankan Sat Res Narkoba Polres Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM,INDERALAYA-- Dua warga Inderalaya Selatan yakni Ariansyah (35), warga Dusun II Desa Lubuk Sakti dan rekannya Alamsyah (35), warga Dusun I Desa Tanjung Sejaro Ogan Ilir (OI), tak berkutik saat diamankan pihak Sat Res Narkoba Polres OI.

Mereka diamankan petugas lantaran tertangkap tangan sedang melakukan transaksi narkoba jenis pil ekstasi di acara orgen tunggal di Jalan Laut Desa Tanjung Sejaro Sakti Inderalaya Selatan, Kamis dinihari (16/3) pukul 00.30.

Dari tangan keduanya, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 7 butir narkoba jenis pil ekstasi warna hijau logo xxx, uang tunai hasil transaksi senilai Rp. 2,5 juta serta tiga unit ponsel.

Kapolres OI AKBP M Arief Rifai SIk didampingi Kasat Narkoba AKP A Dermawan SH mengungkapkan, penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat yang menyatakan ada dua orang laki-laki yang sedang menjual pil ekstasi di acara orgen tunggal di Desa Tanjung Sejaro Sakti.

Dari informasi tersebut, lanjut Kasat, pihaknya langsung melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik pelaku.

Lalu, disaat keduanya hendak menjual pil ekstasi, petugas langsung mencokoknya tanpa perlawanan.

"Kedua tersangka kita cokok saat hendak menjual pil ekstasi kepada pengunjung orgen tunggal," ujar Kapolres OI, Kamis (16/3).

Guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti akhirnya malam itu juga, kedua pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini, digelandang menuju ruang penyidik Sat Res Narkoba Polres OI.

"Selanjutnya, kita akan lakukan pengembangan mengenai asal muasal narkoba jenis pil ekstasi itu ia dapatkan," terang Kapolres.

Sementara, dari pengakuan keduanya bila narkoba tersebut dibeli dari seorang rekannya yakni inisial Ed (DPO), warga Kelurahan 5 Ulu Palembang, untuk selanjutnya, pil ekstasi tersebut, rencananya akan dijual kembali senilai Rp 250 ribu perbutir.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help