SriwijayaPost/

Enam Rumah di Rantau Panjang Ogan Ilir Roboh Disapu Angin Puting Beliung

Sebanyak enam rumah penduduk di Dusun IV Rt 12 Desa Kotadaro Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten OI roboh, diterjang angin puting beliung.

Enam Rumah di Rantau Panjang Ogan Ilir Roboh Disapu Angin Puting Beliung
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Kondisi rumah warga yang roboh berantakan akibat diterjang angin puting beliung di Desa Kota Daro Rantau Panjang Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, INDERALAYA-- Bencana angin puting beliung kembali terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI). Kali ini, sebanyak enam rumah penduduk di Dusun IV Rt 12 Desa Kotadaro Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten OI seketika roboh, Senin sore (13/3) pukul 19.00, usai diterjang angin puting beliung.

Keenam warga yang kehilangan tempat tinggal, usai rumah yang dihuninya roboh tersebut antara lain milik Baharuddin (39), Rusli (60), Sunaimah (55), Muharram (50), Redi (35), dan Junaidi (60).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana alam tersebut. Namun kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah.

Petugas polisi membantu menyusun kembali kayu rumah warga yang berantakan karena disapu angin puting beliung.
Petugas polisi membantu menyusun kembali kayu rumah warga yang berantakan karena disapu angin puting beliung. (SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI)

Informasi yang berhasil dihimpun, robohnya enam rumah penduduk yang terbuat dari bahan kayu dan mayoritas berada di lokasi area persawahan tersebut, berawal pada Senin sore (13/3) pukul 19.00, disaat kondisi cuaca gerimis.

Tiba-tiba, bagian atap dan dinding rumah seketika roboh seperti hendak terjadinya gempa.

Mayoritas rumah yang roboh tersebut beratapkan daun nipah dan berdinding kayu.

"Saat saya sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba bagian atap belakang roboh dilanjutkan dengan bagian dinding ikut roboh," ujar Baharuddin, Selasa (14/3).

Sembari menyelamatkan barang-barang, saat ini ia bersama isteri dan anaknya terpaksa menumpang di rumah kerabat yang rumahnya lolos dari terjangan angin puting beliung.

Sebuah rumah yang posisinya di darat jadi miring dan nyaris roboh akibat terjangan angin puting beliung.
Sebuah rumah yang posisinya di darat jadi miring dan nyaris roboh akibat terjangan angin puting beliung. (SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI)

Kapolres OI AKBP M Arief Rifai SIk didampingi Kasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Sukmana SIk menerangkan, pihaknya telah mengecek kebenaran informasi adanya bencana angin puting beliung yang melanda enam rumah penduduk di Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten OI.

Lanjut Kasat, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat dan Camat Rantau Panjang untuk penanganan korban yang selanjutnya diserahkan kepada pihak Pemda OI.

"Lokasi rumah korban berada di areal sawah yang saat ini berupa rawa-rawa. Akses menuju lokasi tidak bisa dilalui dengan kendaraan roda dua maupun roda empat yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki dan menggunakan perahu," ujar Kapolres OI.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help