Kecamatan Sungai Menang dan Cengal Rawan Konflik Pilkades

Ada 55 desa di Kabupaten OKI akan mengikuti pilkades serentak pada Mei 2017 mendatang,sedangkan dana disiapkan sebesar Rp 1,1 Miliyar.

Kecamatan Sungai Menang dan Cengal Rawan Konflik Pilkades
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Plh Sekretaris DPMPD, Suhaimi SSTP MSi 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG-- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memetakan dua kecamatan di OKI rawan terjadinya konflik pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang akan dilangsungkan, Mei 2017 mendatang.

Terjadinya konflik itu dikarenakan ketidaktegasan pemerintah kecamatan dan desa.

"Potensi gesekan atau konflik horizontal tetap ada. Semua desa berpotensi besar terjadi konflik. Tapi daerah yang sangat rawan terjadinya konflik horizontal ada di Sungai Menang dan Cengal dan dua kecamatan ini akan lebih ditekankan," kata Kadin PMPD Fahrulozi melalui Plh Sekretaris Suhaimi SSTP MSi, Minggu (12/3/2017) pada wartawan.

Dia mengilustrasikan seperti pilkades tahun 2015 lalu yang menyisakan sejumlah persoalan. Seharusnya, permasalahan itu dapat diselesaikan di tingkat kecamatan saja.
Menginggat tidak adanya ketegasan pihak kecamatan, akhirnya persoalan itu ditempuh ke kabupaten.

"Ya, mestinya camat yang dituakan mengumpulkan semua komponen warga di desa, bermusyawarah mencarikan solusi terbaik atas persoalan yang membelenggu. Aturan yang telah disepakati pun harus dipegang dan ditegakkan agar persoalan baru tidak muncul," pinta Suhaimi.

Suhaimi tidak menapik kalau tiap penyelenggaraan pilkades terdapat kelemahan panitia, ditambah lemahnya pengawasan dari pihak kecamatan.

Kendati demikian, tiap panitia dituntut untuk menjadi panitia yang cerdas, pintar membaca situasi, serta didukung pula melekatnya pengawasan dari pihak kecamatan.

"Ke depan, kami akan mengeluarkan formula dengan lebih menekankan pimpinan wilayah yakni camat. Soal penegakan hukum terkait money politic, nanti kami akan membentuk tim ad hoc," terangnya.

Suhaimi menyebutkan adapun syarat-syarat calon kades yakni berijazah SMP, minimal usia 25 tahun, melampirkan surat bebas narkoba, mengikuti tes urine dengan menggandeng BNK OKI dan kelengkapan lainnya.

Diketahui, ada 55 desa di Kabupaten OKI bersiap mengikuti pilkades serentak pada Mei 2017 mendatang dengan alokasi anggaran disiapkan untuk pilkades serentak sebesar Rp 1,1 Miliyar.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help