SriwijayaPost/

SFC Update

Eki Batal Dipinjamkan, WCP : Saya Tak Ingin Ada Polemik

Namun keputusan akhir diakuinya memang berada di tangan manajemen dan dirinya menyebut siap menjalankannya nanti.

Eki Batal Dipinjamkan, WCP : Saya Tak Ingin Ada Polemik
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Widodo Cahyono Putro, head coach Laskar Wong Kito. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Polemik peminjaman Rizky Dwi Ramadhan akhirnya mencapai ujung. Mantan best player SFC U-21 itu urung dipinjamkan. Hal itu diungkapkan Sekretaris tim, Achmad Haris, yang menegaskan jika Eki, sapaan akrab Rizky, tidak akan pindah dari Laskar Wong Kito.

"Kalau Eki tidak jadi dipinjamkan," ucap Haris, Minggu (12/3/2017).

Seperti diketahui, belakangan ini, beberapa kelompok suporter SFC memang mengkritisi keputusan peminjaman tersebut. Bahkan gejolaknya, sampai meminta Manajemen memecat saja head coach Laskar Wong Kito jika masih ngotot untuk membuang Rizky. Walaupun, satu kelompok menilai keputusan untuk meminjamkan Rizky sudah sangat baik untuk memberi jam terbang kepada pemain asli Sumsel itu.

Sementara itu, Widodo Cahyono Putro, pelatih yang sudah satu musim menukangi Laskar Wong Kito, berbicara mengenai rencananya untuk meminjamkan Rizky Dwi Ramadhana hingga tekanan yang mulai diterimanya, terutama dari kelompok suporter SFC usai kegagalan di turnamen Piala Presiden 2017 lalu.

Menurutnya, keputusan untuk meminjamkan Rizky ke klub lain semata untuk lebih memberikan kesempatan bermain untuk putera asli Sumsel tersebut.

“Rizky pemain bagus, namun di posisinya sudah ada Alberto Goncalves yang semua sudah tahu kualitasnya seperti apa. Lalu ada juga Airlangga Sucipto, sementara di posisi lain juga cukup berat,” ujarnya

Keputusan ini pun diakuinya juga sudah didiskusikannya dengan pemain yang bersangkutan dan Rizky pun dapat memahami hal tersebut.

“Tidak dilepas namun hanya dipinjamkan, karena adanya regulasi baru seperti kewajiban memainkan 3 pemain U22 juga menambah kesulitan baru dan Rizky juga mengerti mengenai hal ini,” jelasnya.

Selain itu, dirinya pun menyebut tidak sembarang untuk meminjamkan Rizky ke klub lainnya.

“Pilihan pertama ada di PSIS Semarang, karena saat ini dilatih om Subangkit. Pelatih yang sudah tahu kualitasnya karena pernah bersama-sama Rizky membawa SFC U21 menjadi juara ISL U21 sekaligus top skor serta pemain terbaik waktu itu,” bebernya.

Namun keputusan akhir diakuinya memang berada di tangan manajemen dan dirinya menyebut siap menjalankannya nanti.

“Tidak masalah jika rencana tersebut batal, namun saya meminta agar hal ini dipahami secara bersama dan tidak menjadi polemik di kalangan suporter,” pungkasnya.

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help