SriwijayaPost/
Home »

Sport

» MotoGP

Sumsel Tuan Rumah MotoGP Ternyata Berawal Dari Ngobrol Iseng

Sumatera Selatan (Sumsel) rupanya tidak pernah membayangkan bakal menjadi tuan rumah motogp, di Jakabaring Palembang.

Sumsel Tuan Rumah MotoGP Ternyata Berawal Dari Ngobrol Iseng
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Ketum PB IMI sadikin Aksa saat memberikan bendera pataka dengan Ketua Pengprov IMI Sumsel Augie Bunyamin usai pelantikan Pengprov IMI di Hotel Swarna Dwipa, Sabtu (11/3/2017) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sumatera Selatan (Sumsel) rupanya tidak pernah membayangkan bakal menjadi tuan rumah motogp, di Jakabaring Palembang. Ternyata ada cerita menarik proses Sumsel menjadi tuan rumah olahraga terpopuler kedua setelah sepakbola itu di Indonesia. Diungkapkan Sadikin Aksa Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) jika terpilihnya Sumsel sebagai tuan rumah motogp berawal dari perbincangan iseng antara dirinya dan Gubernur Sumsel.

"Saya selalu ada cerita menarik dengan Sumsel. Bagi saya Sumsel merupakan Provinsi yang memiliki track rally terbaik di Indonesia. Tapi saya ingin bicara tentang motogp, sebenarnya terjadi karena iseng percakapan saya dengan pak Gubernur Alex Nourdin. Usai motor cross di dekat airport saya coba iseng tanya kenapa pak sekalian buat event lebih besar, motogp. Nah dari sanalah semua bermula," ujar Sadikin ketika memberokan sambutan dalam acara pelantikan Pengprov IMI sumsel periode 2016-2017 di Hotel Swarna Dwipa, Sabtu (11/3)

Diceritakam Sadikin, awalnya pemerintah Indonesia melihat negara tetangga kita Malaysia tepatnya di sirkuit Sepang cukup baik menjadi tuan rumah motogp. Dimana faktanya, setiap kali pertandingan 50 persennya merupakan orang Indonesia.

"Mulai dari sana, atas instruksi bapak Presiden meminta Menpora dan bekerja sama dengan kita bagaimana membawa motogp ke Indonesia. Awalnya kami diminta mengevaluasi sirkuit Sentul tapi banyaknya kendala tehnis akhirnya urung. Kemudian bapak Presiden minta untuk diadakan di GBK, tapi ternyata tidak bisa karena sangat bahaya lantaran tidak pernah motogp di jalan raya karena butuh ruang safety lebih besar. Karena itulah akhirnya ke Palembang," tuturnya

Dengan latar tersebut, Sadikin mengaku sangat antusias untuk membawa event internasional itu ke Sumsel. Apalagi melihat Gubernur Sumsel yang begitu semangat menggelar event internasional.

"Karena itu saya semangat juga. Lantaran keuntungan untuk Sumsel yakni kedatangan turis. Saya juga ingin mendorong Sumsel sebagai provinsi Sporttourism," pungkasnya.

Penulis: Candra Okta Della
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help