Tokyo Geser Hongkong, Kota Perjalanan Bisnis Paling Mahal di Asia

Tokyo menggeser Hongkong dari posisinya sebagai destinasi bisnis paling mahal se-Asia Pasifik pada 2017 ini. Menurut ECA International, menguatnya ye

Tokyo Geser Hongkong, Kota Perjalanan Bisnis Paling Mahal di Asia
YouTube
Kota Tokyo. 

SRIPOKU.COM, Tokyo menggeser Hongkong dari posisinya sebagai destinasi bisnis paling mahal se-Asia Pasifik pada 2017 ini.

Berita Lainnya:  Di Jepang, Ketimbang Mobil Pribadi Transportasi Massal Lebih Populer

Menurut ECA International, menguatnya yen Jepang terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dalam semua biaya perjalanan bisnis telah membuat Ibu Kota Jepang ini merebut posisi Hongkong, padahal pada 2016 silam Tokyo hanya berada di posisi empat.

Laporan tarif harian dari ECA memberikan informasi tentang biaya rata-rata untuk akomodasi hotel, makanan, minuman, laundry, transportasi taksi, dan kebutuhan penting tiap hari lainnya.

Dengan begitu, maka informasi tersebut bisa digunakan oleh perusahaan untuk menentukan tunjangan biaya harian bagi stafnya yang melakukan perjalanan bisnis.

Direktur ECA International Regional Asia Lee Quane menyatakan, biaya akomodasi hotel bintang empat di Hong Kong turun enam persen tahun lalu.

Penurunan dalam hal pariwisata dan perjalanan bisnis serta faktor-faktor lainnya penyebab kelesuan ekonomi regional merupakan pemicu utama di balik turunnya biaya akomodasi hotel bintang empat tersebut.

"Okupansi yang rendah memaksa para pengelola hotel mengurangi harganya dari tahun sebelumnya," jelas Quane.

Sementara itu, pengisi posisi empat sebagai kota dengan destinasi bisnis termahal se-Asia Pasifik tahun ini ditempati oleh Singapura.

ECA International menyebutkan bahwa saat ini rata-rata biaya perjalanan bisnis ke Hongkong adalah sekitar 508 dollar AS atau senilai Rp 6,8 juta per hari.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help