SriwijayaPost/

Program Sriwijaya 2020 Resmi Bergulir

Kedepan, pelaksanaannya tidak akan mengalami kendala karena hampir mirip dengan program sebelumnya seperti Sumsel Bakin 2005.

Program Sriwijaya 2020 Resmi Bergulir
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Filda, Ayu Estri dan Dewi. tiga atlet peraih emas PON Jabar beberapa waktu lalu. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ayu Estri, dkk, kini bisa sedikit tersenyum senang. Wacana pembentukan program pembinaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel akan membina sedikitnya 60 atlet dan 24 pelatih yang berhasil meraih medali di PON Jabar kemarin.

Wakil Binpres KONI Sumsel, Syamsu Ramel, mengatakan jika dengan dikumpulkanya pengurus cabor, wacana program Sriwijaya 2020 resmi dilakukan. Kedepan, pelaksanaannya tidak akan mengalami kendala karena hampir mirip dengan program sebelumnya seperti Sumsel Bakin 2005, Sriwijaya Emas 2007, HPP 2011 dan lain-lain.

"Tinggal kita menyampaikan pedoman atau regulasi tentang Sriwijaya 2020 ini, baik degradasi, hak dan kewajiban atlet serta segala macam," ujar Wakil Ketua Bidang IV Pembinaan dan Prestasi KONI Sumsel, Syamsu Ramel, Kamis (9/3/2017)

Program itu sendiri merupakan pembinaan untuk atlet yang telah meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jabar lalu. Setelah didata, mereka mendapat total 60 atlet yang masih bisa ikut di PON 2020 Papua mendatang. Penyeleksian tersebut berdasarkan kecukupan usia mereka di PON 2020 mendatang.

Dengan program tersebut, prestasi atlet diharapkan tidak akan mengalami penurunan grafik. Sebab, ke-60 atlet yang masuk dalam monitor tersebut akan diawasi betul untuk persiapan PON 2020 di Papua mendatang dan Kejuaraan Nasional di masing-masing cabang olahraga (cabor).

"Kontrak mereka seharusnya sampai 2020. Tapi minimal per tahun, dan diperpanjang sesuai prestasi mereka. Kalau mereka mengalami degradasi, jelas diputus," tegasnya.

Namun demikian, meski resmi dimulai, Ramel mengatakan kedepan akan ada buku panduan sebagai panduan. Karena untuk masuk menjadi bagian Sriwijaya 2020 akan lebih ketat dan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.

"Tinggal buku panduan dan regulasi akan ditandatangani oleh Ketua Umum KONI Sumsel. Kalau sudah ditandatangani, ya kita launching. Kita harap sih, berbarengan dengan pemberian bonus medali PON kemarin," pungkasnya.

Syarat Masuk Program Sriwijaya 2020 :

1. Atlet Sumsel,
2. Dua kali meraih medali tingkat nasional yang diakui PB masing-masing cabor,
3. Atlet masih masuk usia untuk mengikuti PON 2020 sesuai dengan cabor masing-masing,
4. Diusulkan Pengurus Cabor.

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help