Berniat Bunuh Istri dan Anaknya, Pesan Pembunuhan Pria ini Justru Nyasar ke Sosok ini

Sosok sang istri diketahui bernama Rhoda Mee Funtnailla Lydle, dan berasal dari Abra, Filipina.

Berniat Bunuh Istri dan Anaknya, Pesan Pembunuhan Pria ini Justru Nyasar ke Sosok ini
Viral 4 Real/Facebook
Jeff diketahui nekat melakukan rencana pembunuhan untuk mengambil uang asuransi. 

SRIPOKU.COM, MONROE -- Seorang pria berusia 42 tahun bernama Jeff Lytle, asal Monroe, Washington, awalnya berniat melakukan hal keji dengan cara menyewa seorang pembunuh untuk membunuh istrinya yang berkebangsaan Filipina beserta putrinya yang masih berusia 4 tahun agar ia bisa mengambil uang asuransi mereka yang nilainya sebesar $ 1.5 juta dollar.

Dikutip dari Viral 4 Real, seorang pria bernama Shayne diyakini merupakan pembunuh bayaran yang bekerjasama dengan Jeff. Shayne mau melakukan hal tersebut dengan imbalan setengah dari uang asuransi tersebut.

Sosok sang istri diketahui bernama Rhoda Mee Funtnailla Lydle, dan berasal dari Abra, Filipina.

Jeff memerintahkan sang pembunuh bayaran untuk membuat agar kasus ini nampak seperti kasus perampokan. Ia meminta agar kejadian tersebut dilakukan saat sang istri pulang bekerja dari Walmart.

Akan tetapi, Jeff tak sadar kalau pesan berisikan perintah pembunuhan tersebut justru nyasar ke ponsel milik mantan bosnya yang dulu mempekerjakannya. Tak pelak, sang mantan bos yang menerima pesan ini langsung menghubungi polisi.

Dalam pesannya, Jeff diketahui menuliskan kalimat ”Hey Shayne bagaimana tugasnya. Kau masih ingat kan kalau kau berjanji untuk membantuku membunuh istriku. Nah, aku menerima tawaranmu.”

Saat dikonfrontir pihak berwajib, Jeff menuturkan kalau pesan tersebut mungkin sudah dikirimkan oleh putrinya. Ia kemudian mengatakan kalau itu hanya pesan iseng saja dan tak ada niatan sama sekali untuk melakukan rencana pembunuhan tersebut.

Atas perbuatannya, Jeff pun harus berurusan dengan pihak berwajib dan diketahui akan menghuni Penjara Kota Snohomish. Ia pun terancam didakwa dengan tuduhan melakukan perencanaan pembunuhan.

Penulis: Ahmad Sadam Husen
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help