Ikuti Kejurnas 2017, Inkai Sumsel Boyong 29 Karateka Terbaik

29 karateka Ini merupakan atlet terbaik Inkai Sumsel, yang telah melalui proses seleksi dari 17 kabupaten di Sumsel.

Ikuti Kejurnas 2017, Inkai Sumsel Boyong 29 Karateka Terbaik
Pengprov Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) melepas 29 Karateka terbaik di Bandara, Minggu (5/3/2017) 

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pengprov Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Sumsel dipastikan membawa 29 karateka terbaik pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkai 2017 di Jakarta, pada 7-9 Maret mendatang.

29 karateka Ini merupakan atlet terbaik Inkai Sumsel, yang telah melalui proses seleksi dari 17 kabupaten di Sumsel.

Ketua Umum Pemprov Inkai Sumsel, Piter Irawan, yang melepas langsung kontingen Inkai Sumsel di Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Kemarin mengaku optimis dengan para anak asuhnya.

Baginya, meski dalam jeda waktu persiapan cukup pendek, diajang Kejurnas tahun ini, para karateka Sumsel tetap bisa memberikan hasil terbaik.

"Mudah-mudahan, kita tetap optimis. Target kita tidak ingin muluk-muluk, bisa berikan lebih dari satu emas tahun ini," tutur Piter,  inggu (5/3/2017)

Rasa optimisnya merujuk pada komposisi atlet karatekanya yang beberapa kali sudah ikut dalam kejuaraan Nasional.

Termasuk Anditiara, karateka kumite Inkai Sumsel binaan Forki Sumsel, yang baru menyabet emas di kejuaraan Nasional PPLP 2017.

"Kita harapkan, di kejurnas ini dia bisa mengulangi kesuksesan meraih mendali emas. Begitupula dengan atlet-atlet yang lain. Karena tahun lalu kita hanya mempu menggondol 3 perunggu, jadi tahun ini kita harap lebih dari itu," bebernya.

Sementara itu, Muhammad Zaman, Ketua Harian Inkai Sumsel mengatkan jika dalam ajang Kejurnas kali ini, sengaja memberikan kesempatan pada atlet-atlet muda. Bahkan dari 29 karateka yang ada, 80 persen dihuni para karateka junior.

"Memang konsentrasi kita lebih pada pembinaan usia dini. Ada banyak karateka kita yang bagus-bagus, tetapi belum memiliki jam terbang. Jadi memang dari sini kita mulai latih itu, untuk mengenalkan dia bertanding di level-level kelas Nasional," ujar Zaman.

Dengan begitu, regenerasi karate muda di Sumsel tiap tahunnya bisa terus berjalan dengan baik.

"Kita ingin karateka kita bisa bersaing, dengan atlet pulau Jawa. Ajang ini juga sebagi program kita sebelum ajang PON, bahkan kalau bisa nanti bisa menitipkan atlet di ajang olimpiade karate," jelasnya.

Penulis: Candra Okta Della
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help