SriwijayaPost/

Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Karangdapo dan Rawasilir Mulai Banjir

Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Rawas yang membelah Kabupaten Muratara dan anak-anak sungai kecil lainny

Curah Hujan Tinggi, Kecamatan Karangdapo dan Rawasilir Mulai Banjir
SRIPOKU.COM/Ahmad Farozi
Banjir merendam ruas jalan poros menuju Desa Setia Marga Kecamatan Karangdapo Kabupaten Muratara. Banjir terjadi sejak Rabu (1/3/2017) malam hingga Kamis (2/3/2017) petang. 

TRIBUNNEWS.COM, MURATARA - Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat debit air Sungai Rawas yang membelah Kabupaten Muratara dan anak-anak sungai kecil lainnya mulai naik. Dampaknya, beberapa desa di Kecamatan Karangdapo dan Kecamatan Rawasilir kini mulai dilanda banjir, terutama diwilayah dataran rendah.

Banjir antara lain merendam akses jalan menuju Desa Setia Marga dan Desa SP5 Bina Karya Kecamatan Karangdapo. Akses jalan yang terendam disebabkan luapan dari Sungai Liam atau Sungai Itam yang ada diwilayah tersebut. Sungai Liam adalah anak sungai yang terjun ke Sungai Rawas.

Dilokasi ini, ketinggian air mencapai 50 cm lebih, dengan panjang ruas jalan yang terendam mencapai kurang lebih 30 meter. Akibatnya, arus lalulintas kendaraan yang melintasi ruas jalan ini menjadi terganggu.

"Air berangsur mulai naik sejak semalam, merendam jalan poros desa. Sore ini makin tinggi, sudah setinggi paha orang dewasa. Kalau tadi siang, truk masih bisa lewat, tapi sekarang tak bisa lagi, karena banjir makin tinggi. Ini mungkin masih naik lagi, karena sekarang masih hujan." ujar Barli (37), warga Desa Setia Marga Kecamatan Karangdapo, saat dihubungi Sripoku.com, Kamis (2/3/2017).

Dikatakan, banjir yang merendam akses jalan diwilayah setempat, cukup menggangu aktifitas masyarakat. Sebab, jalan tersebut satu-satunya akses bagi masyarakat Desa Setia Marga dan Desa Bina Karya untuk keluar menuju kecamatan. "Kalau jalan terendam dan tak bisa dilewati, otomatis masyarakat dari desa yang ada keperluan kearah kecamatan tak bisa keluar dan yang dari luar tak bisa masuk," ujarnya.

Selain di Kecamatan Karangdapo, banjir juga sudah melanda Desa Mandiangin dan Desa Beringin Makmur (BM) 1 Kecamatan Rawasilir. Diwilayah ini, banjir dari luapan sungai Rawas, merendam pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi. (Ahmad Farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help