SriwijayaPost/

Asian Games 2018. Momentum Kemampuan Indonesia Dalam Penyelenggaran Kelas Dunia

Perhelatan besar ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan Bangsa dan Negara, sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan Indonesia.

Asian Games 2018. Momentum Kemampuan Indonesia Dalam Penyelenggaran Kelas Dunia - rapat-1_20170303_091039.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Asian Games 2018. Momentum Kemampuan Indonesia Dalam Penyelenggaran Kelas Dunia - rapat-2_20170303_091154.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Asian Games 2018. Momentum Kemampuan Indonesia Dalam Penyelenggaran Kelas Dunia - rapat-3_20170303_091018.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Asian Games 2018. Momentum Kemampuan Indonesia Dalam Penyelenggaran Kelas Dunia - rapat-4_20170303_091137.jpg
Dok. Humas Pemprov Sumsel

TAHUN 2018 mendatang Indonesia aka disibukkan dengan dua event kelas dunia, IMD-World Bank Annual Meeting dan Asian Games 2018 di Jakarta & Palembang.  Dua perhelatan besar ini harus dimanfaatkan untuk kepentingan Bangsa dan Negara, sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan kemampuan Indonesia dalam penyelenggaran perhelatan kelas Dunia.

Hal ini disampaikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, saat memimpin rapat terbatas Perkembangan Infrastruktur dalam mendukung penyelenggarann Asian Games 2018, di Istana Negara. Kamis (2/3). Rapat ini dihadiri oleh Menko PMK, Puan Maharani, Menpor,a Imam Nachrawi, Menetri Perhubungan, Budi Kara Suadi, Gubernur Sumsel, H. Alex Noerdin, Gubernur DKI, Basuki C. Purnama, dan Kapolda, Irjen Tito Karnavian.

Dalam rapat terbatas kali ini, Presiden RI mengatakan, dalam menyambut dua perhelatan akbar Asian Games dan IMF-World Bank Annual Meeting segala hal harus dipersiapkan dengan detail, rinci dan dikontrol tiap bulan. Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi memutuskan Asian Games 2018 diketuai langsung oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla, sedangkan untuk annual meeting IMF diketuai oleh Menko Maritim, Luhut B. Panjaitan.

Lanjutnya, Presiden ingin memastikan semua persiapan terlaksana dengan baik, yang setiap bulanya diadakan pertemuan untuk terus diikuti dan terpantau secara rinci, Sejauh mana kemajuan pembangunan infrastrukur yang sudah direncanakan.

Sementara itu, Palembang yang  turut menjadi tuan rumah Asian Games 2018 menyatakan jika kesiapannya sudah hampir rampung, termasuk pengerjaan Light Rail Transit (LRT) dari Bandara SMB II ke Jakabaring Sport City

Pembangunan LRT saat ini sudah mencapai 40 persen. Pembangunan tiang penyangga sudah selesai dilakukan, tinggal memasang jalan yang bisa berlangsung dalam waktu cepat.

Perbaikan di beberapa venue penyelanggaraan sedang dilakukan. Menurut Gubenur Sumsel, H. Alex Noerdin, 6 bulan sebelum Asian Games venue dan prasarana pendukungnya sudah dapat digunakan.

Lanjutnya, Gubernur Alex Noerdin mengungkapkan persiapan Sumsel untuk menggelar Asian Games 2018 sudah cukup bagus. Semua venue yang disiapkan tidak terganjal masalah.
"Sejauh ini tidak ada yang terhambat. Dari 11 venue yang disiapkan, semuanya akan bisa digunakan sesuai waktu," ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini akan ada tambahan venue untuk basket dan sepeda BMX. Dengan venue tersebut maka akan ada 13 tempat kejuaran olahraga se-Asia yang akan digelar di Palembang.

Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help