Pasca Pembakaran, Suasana di Lapas Jambi Masih Menegangkan

Situasi di Lapas Kelas II A Jambi hingga Rabu tengah malam masih menegangkan setelah terjadi kericuhan dan pembakaran di dalam lapas itu yang terjadi

Pasca Pembakaran, Suasana di Lapas Jambi Masih Menegangkan
net

SRIPOKU.COM, JAMBI - Situasi di Lapas Kelas II A Jambi hingga Rabu tengah malam masih menegangkan setelah terjadi kericuhan dan pembakaran di dalam lapas itu yang terjadi sejak pukul 21.00 WIB.

Kepulan asap dari dalam komplek Lapas akibat aksi pembakaran beberapa ruangan di dalam lapas Jambi membumbung tinggi. Beberapa orang dievakuasi karena terluka, namun belum jelas napi atau petugas.

Ratusan polisi dan anggota TNI terus berjaga di dalam dan luar lapas untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Kericuhan terjadi setelah aksi pembakaran salah satu ruang di dalam lembaga pemasyarakatan itu. Belum diketahui jumlah korban atau napi yang kabur karena polisi dan anggota TNI saat ini mengepung lapas tersebut.

Pantauan dari Lapas Klas II A Jambi yang berada di Jalan Patimura lintas Timur Sumatera, Jambi, situasi masih terlihat mencekam, terdengar beberapa kali suara tembakan ke udara oleh polisi yang berjaga di lokasi kejadian.

Narapidana dan tahanan wanita dievakuasi dari dalam lapas dibawa dan ditempatkan sementara di rumah tahanan milik Imigrasi Jambi

Seorang anggota polisi terpaksa dievakuasi dari dalam lapas karena terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Selama dua jam lebih terlihat situasi masih mencekam, napi di dalam masih terus melawan dengan membakar ruangan lainnya dan sudah tujuh mobil pemadam kebakaran yang turun ke lapas untuk memadamkan api.

Kakanwil Kemenkumham Jambi, Bambang Palasara, Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani, Dandrem 042 Gapu Kolonel Inf Reflizal dan Walikota Jambi, SY Fasha Kapolresta Jambi Kombes Pol Bernard Sibarani trun langsung dan berusaha untuk menenangkan napi.

Belum ada keterangan resmi yang diberikan dari pihak terkait dalam kasus kericuhan dan pembakaran lapas Jambi itu.

Editor: Budi Darmawan
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help