SriwijayaPost/

Raja Arab Saudi Datang ke Indonesia

Cerita Sopir Rombongan Raja Arab: Jadi Cerita untuk Anak Cucu Saya

Aan dan ratusan pengemudi lainnya sudah harus tiba di Parkir Timur Senayan, sebelum pukul 06.30 WIB.

Cerita Sopir Rombongan Raja Arab: Jadi Cerita untuk Anak Cucu Saya
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Barisan mobil mewah merek Mercedes-Benz model E-Class dan S-Class berada di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk mengantar rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud, Rabu (1/3/2017). Kunjungan Raja Salman ke Indonesia kali ini setelah 47 tahun lalu dalam rangka kerja sama bilateral Indonesia - Arab Saudi. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Sehabis mandi dan memakai pakaian batik lengkap, Aan langsung bergegas menuju Parkir Timur Senayan.

Dari rumahnya di daerah Rawa Belong, Jakarta Barat, Aan pagi itu sengaja tidak naik angkutan umum, dirinya lebih memilih menggunakan ojek online agar lebih cepat tiba di lokasi.

Hari yang sangat penting bagi Aan karena dirinya dipercaya sebagai sopir rombongan Kerajaan Arab Saudi yang mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma.  "Kebanggaan bagi saya untuk bisa mengantar rombongan Raja. Ini bisa jadi cerita untuk anak cucu saya," ujar Aan.

Aan dan ratusan pengemudi lainnya sudah harus tiba di Parkir Timur Senayan, sebelum pukul 06.30 WIB. Para supir ini berangkat dari Parkir Timur sekitar pukul 07.00 WIB menuju Bandara Halim Perdanakusuma.

Mobil yang disewa ini berasal dari perusahaan transportasi, Blue Bird, Buavista, Golden. Mobil yang digunakan untuk mengantar rombongan Kerajaan Arab Saudi adalah mobil jenis Mercedes Benz tipe E dan Mercedez Benz tipe S serta Alphard model terbaru.

Aan yang mengendarai mobil mewah Mercedez Benz tiba di lapangan parkir VVIP Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 08.30 WIB.

Menurut Aan sempat terjadi miskomunikasi antara pihak protokoler yang mengatur mobil dengan pihak Kerajaan Arab Saudi.

Menurut Aan, sebelumnya telah ditentukan armada yang mengangkut rombongan. Namun permintaan tersebut diubah oleh pihak Kerajaan Arab Saudi.

"Ya sempat adu argumen tadi. Habisnya mereka suka mengubah-ubah jadwal. Tapi ya akhirnya mengikuti mereka," aku Aan.

Aan menuturkan setelah menunggu di area parkir VVIP dirinya dan sopir lainnya diminta untuk menunggu di Landasan pacu Bandara Halim Perdanakusuma.

Halaman
12
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help