Akankah Nokia 3310 Versi Baru Dijual di Indonesia?

HMD Global, pemilik lisensi Nokia, membuat gempar ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 yang sedang berlangsung di Barcelona, Spanyol.

Akankah Nokia 3310 Versi Baru Dijual di Indonesia?
Duniaku Network
Nokia 3310 Versi Baru. 

SRIPOKU.COM, Barcelona - HMD Global, pemilik lisensi Nokia, membuat gempar ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 yang sedang berlangsung di Barcelona, Spanyol.

Berita Lainnya:  Resmi Dirilis, Nokia 3310 Versi Baru Dijual Rp 700.000

Selain merilis dua smartphone berbasis Android, yakni Nokia 3 dan Nokia 5, HMD Global juga melahirkan kembali (reborn) feature phone ikonik, Nokia 3310.

Pertanyaan besarnya, akankah dua smartphone dan Nokia 3310 baru tersebut bakal diboyong ke Indonesia? Pihak HMD Global masih belum mau mengungkapkan kepastian soal bakal dijual atau tidaknya ketiga perangkat tersebut di Indonesia.

Satu hal yang pasti, HMD Global telah menyatakan bakal masuk dan beroperasi di Indonesia. Itu artinya, meski belum pasti, masih ada kemungkinan para penggemar Nokia melihat Nokia 3310 baru dipasarkan di Tanah Air.

"Kami sudah mulai beroperasi di pasar global mulai kuartal II tahun ini. Ya, tentunya kami juga akan masuk ke Indonesia," tutur Flann Gao, Communications Director HMD Global, kepada jurnalis Kompas.com, Deliusno ketika dijumpai di Barcelona.

Lantas, kapan tepatnya HMD Global beroperasi di Indonesia? Menurut Gao, saat ini HMD Global sedang mengurus segala perizinan untuk beroperasi. Ia berjanji bahwa perusahaannya akan memulai bisnisnya di Tanah Air dalam waktu dekat.

"Saat ini, kami juga sedang membentuk tim dan agensi di Indonesia," kata Gao.

Diketahui pada Mei 2016 lalu, unit bisnis ponsel Nokia dialihkan ke FIH Mobile dari Microsoft. FIH tak lain adalah anak usaha raksasa perakit smartphone Foxconn.

Dalam waktu berdekatan, Nokia juga mengumumkan telah melisensikan properti intelektual berikut merek dagang "Nokia" ke perusahaan baru, HMD Global.

HMD Global dan FIH Mobile sudah bersinergi dan membagi peran masing-masing. HMD merancang mobile gadget di bawah bendera Nokia. Sementara produksinya diserahkan ke FIH. Nah, FIH dan HMD yang akhirnya memikul beban berat untuk mengembalikan kejayaan Nokia.

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved