SriwijayaPost/

Tekan Angka Residivis Anak, Harnojoyo Dukung Sekolah Filial di LKPA Pakjo

tahun lalu tercatat 200 anak binaan, adapun tahun ini ada 165 anak binaan dengan jumlah tahanan 40 anak

Tekan Angka Residivis Anak, Harnojoyo Dukung Sekolah Filial di LKPA Pakjo
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Walikota Palembang H Harnojoyo yang menerima kunjungan Kepala LPKA Kota Palembang Endang Lintang usai pertemuan dengan Wali Kota Palembang Harnojoyo di rumah dinas Jalan Tasik Kambang Iwak Palembang, Selasa (21/2/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sekolah filial yang diterapkan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Pakjo dalam tiga tahun terakhir berdampak positif, yakni berkurangnya residivis anak.

"Tercatat berkurang sejak tahun lalu, kecuali yang berperkara berat,"ungkap Kepala LPKA Kota Palembang Endang Lintang usai pertemuan dengan Wali Kota Palembang Harnojoyo di rumah dinas Jalan Tasik Kambang Iwak Palembang, Selasa (21/2/2017).

Dikatakannya, tahun lalu tercatat 200 anak binaan, adapun tahun ini ada 165 anak binaan dengan jumlah tahanan 40 anak. Diketahui 40 anak tersebut tidak ada residivis kasus-kasus sebelumnya. "Tahun ini kita harap nol persen residivis anak binaan," ujarnya.

Kendala selama proses pelaksanaan sekolah filial, Endang mengatakan, secara umunya samak sekali tidak ada. Terkecuali usia anak yang belajar itu bukan usia sekolah. Sebab, mereka yang masuk lapas ada yang tidak tamat sekolah, bisa lanjut sekolah selama dalam binaan (penahanan). "Untuk anak yang ikut kelas SD ada 20 orang, usia mereka sudah 14 tahun ke atas," tambahnya.

Seperti diketahui, sekolah filial di LPKA Pakjo sudah menjadi percontohan nasional karena pelaksanaannya dinilai sangat baik. Tujuan dibentuknya untuk memfasilitasi narapidana anak yang menjalani masa hukuman atau pembinaan di LPKA.

Endang menambahkan, sekolah kelas jauh ini menginduk pada tiga sekolah negeri, yaitu SD 25, SMP 22, dan SMA 11 Palembang. Anak binaan belajar di ruangan yang tersedia pada Senin-Sabtu layaknya sekolah pada umumnya. "Kunjungan keluarga ditetapkan di hari minggu,"ujarnya.

Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, Pemkot Palembang berkomitmen terus mendukung program pendidikan bagi anak binaan. Lebih dari 20 guru dilibatkan untuk membantu mengajar di lapas anak.

"Dalam undang-undang dijelaskan bahwa pendidikan menjadi hak semua warga negara, termasuk anak binaan ini, kami ingin mereka juga menerima pendidikan yang layak, sehingga ketika keluar dari binaan, mereka memiliki bekal pendidikan yang bagus," ujar Harnojoyo. (Editor: Welly Hadinata)

Penulis: Welly Hadinata
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help