SriwijayaPost/

Uap Panas Misterius di Gunung Kidul Mengandung Karbon Dioksida

Dalam uap tersebut terkandung gas karbon dioksida (CO2) sebesar satu persen, sementara normalnya hanya sebesar 0,3 persen.

Uap Panas Misterius di Gunung Kidul Mengandung Karbon Dioksida
Tribunnews.com
Warga Dusun Kayeng, Desa Sampang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul digegerkan oleh semburan uap panas misterius yang tiba-tiba muncul di salah satu pekarangan milik warga setempat, Kamis (16/2/2017) 

SRIPOKU.COM, GUNUNGKIDUL -- Tim Peneliti dari Badan Geologi, Balai Pengembangan dan Penelitian Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta melakukan pengambilan sampel untuk memeriksa bahan yang terkandung dalam uap panas yang muncul secara misterius di Dusun Kayen, Sampang, Gedangsari, Gunungkidul masih menyembur, Jumat (17/2/2017).

Dari pemeriksaan sampel dan analisa awal di lapangan oleh BPPTKG, dalam uap tersebut terkandung gas karbon dioksida (CO2) sebesar satu persen, sementara normalnya hanya sebesar 0,3 persen.

Sementara suhu udara di titik sumber 68 derajat celcius, dan 30 derajat celcius radius dua meter dari titik semburan uap.

"Himbauan bagi warga sementara radius dua meter masih aman untuk aktivitas, sementara di titik keluar gas dihimbau untuk dijauhi. Informasi resmi dan secara detil masih menunggu pemeriksaan laboratorium," ujar salah seorang peneliti BPPTKGYogyakarta, Sri Sumarti, Jumat (17/2/2017).

Untuk diketahui, uap panas putih misterius muncul di pekarangan milik Trisno Wiyono di RT 2 RW 3 dusun Kayen, Sampang, kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, sejak Kamis (16/2) pagi sampai saat ini. (*)

Editor: Tarso
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help