SriwijayaPost/

Hanya Karena Tak Diberi Ciuman, Pria ini Tega Bunuh Istri Temannya dan Sayat Tenggorokan Anaknya

Atas perbuatannya Jayson harus menjalani persidangan dengan dakwaan melakukan pembunuhan.

Hanya Karena Tak Diberi Ciuman, Pria ini Tega Bunuh Istri Temannya dan Sayat Tenggorokan Anaknya
Getty Images/Stockphoto
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, FILIPINA -- Seorang pria tega membunuh seorang wanita dan menyayat tenggorokan anaknya yang akan berusia 4 tahun, di Caloocan City, Kamis (2/2/2017), pagi.

Dikutip dari Stomp, tersangka, yang bernama Jayson del Valle, awalnya diketahui bertamu ke rumah korban yang terletak di Barangay 176, Camarin, Filipina.

Ia sempat berusaha bersembunyi, namun pihak berwajib berhasil membekuknya beberapa jam setelah ia melakukan pembunuhan terhadap korban, yang diketahui bernama Janelle Mangulabnan dan putrinya (yang belum diketahui identitasnya).

Menurut informasi dari Philippine Daily Inquirer dan Asia news Networ melalui AsiaOne, polisi menuturkan kalau salah satu teman dari Pria yang tinggla serumah dengan Mangulabnan akan datang ke rumah mereka. Teman tersebut ternyata adalah Jayson, yang diketahui bekerja di laut. Setibanya disana, Jayson nekat meminta Mangulabnan untuk menciumnya.

Menurut pernyataan pelaku, yang dikutip dari pihak kepolisian, Mangulabnan awalnya melawan dan memukul pelaku. Pelaku kemudian mengambil sebuah pisau yang ada di dapur.

“Pelaku kemudian langsung menyayat tenggorokan Mangulabnan sebelum akhirnya melakukan hal yang sama dengan putri Mangulabnan yang saat itu sedang menangis,” ungkap PO3 Israel Albay, dari Kepolisian Caloocan.

Albay juga menyebutkan kalau pelaku tidak melarikan diri dan sempat membersihkan pisau yang ia gunakan untuk melakukan aksi keji tersebut.

Sekitar pukul 6 pagi waktu setempat, ayah Mangulabnan datang ke lokasi tersebut setelah ia tak berhasil menghubungi sang anak. Di lokasi, ia menyaksikan kalau sang anak telah terbunuh. Namun ia tak berhasil menemukan sang pelaku, jayson, yang saat itu sudah memanjat naik ke bagian atap bungalow dari rumah tersebut untuk bersembunyi.

Jayson terus bersembunyi di rumah tersebut saat Mangulabnan dan anaknya dibawa ke rumah Sakit Tala. Jayson tak bisa keluar karena saat itu pintu dikunci dari luar.

Ia terus bersembunyi sebelum akhirnya keberadaannya terendus petugas. Ia pun ditangkap dan ditahan sekitar pukul 3 siang, Kamis, waktu setempat.

Atas perbuatannya Jayson harus menjalani persidangan dengan dakwaan melakukan pembunuhan. Polisi pun memeriksa apakah Jayson dalam pengaruh obat-obatan terlarang atau tidak.

Israel Albay juga menuturkan kalau pada Jumat Malam, anak dari Mangulabnan masih menjalani perawatan intens akibat mengalami maslaah pernafasan. Belum diketahui pasti bagaimana kondisi terakhir dari anak tersebut.

Pemeriksaan lebih lanjut juga menemukan kalau sang anak kemungkinan kehilangan kemampuan untuk berbicara akibat pita suaranya yang mengalami kerusakan.

Penulis: Ahmad Sadam Husen
Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help