Cemburu Berakhir Tragis. Gara-gara SMS, Heriansyah Aniaya Hermansyah Hingga Tewas

Saat itu korban sedang membonceng Sumiati (26) bersama anaknya Laila (2) dan adiknya Erni Sartika (12), dari pasar Lubuklinggau hendak ke Terawas.

Cemburu Berakhir Tragis. Gara-gara SMS, Heriansyah Aniaya Hermansyah Hingga Tewas
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Alamsyah (kiri) dan Heriansyah, tersangka pembunuh Hermansyah ditangkap Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Diduga karena cemburu kepada Hermansyah (33) yang kerap saling kirim SMS dengan isterinya, Heriansyah (36) jadi gelap mata.

Bersama kakaknya Alamsyah (46), Heriansyah melakukan penganiayaan terhadap Hermansyah hingga tewas.

Peristiwa penganiayaan berat ini terjadi di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dekat Terminal Petanang Kelurahan Petanang Ilir Kecamatan Lubuklinggau Utara 1 Kota Lubuklinggau, Senin (6/2/2017) sekitar pukul 13.00 wib, dengan laporan polisi, Lp/ B-17/ II / 2017 / sumsel / res. Llg / sektor lubuk linggau utara, tanggal 10 pebruari 2017.

Dan pada Kamis (16/2/2017), kedua tersangka pelaku yaitu Heriansyah dan kakaknya Alamsyah berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara.

Kapolres Lubuklingau AKBP Hajat Mabrur Bujangga melalui Kapolsek Lubuklinggau Utara AKP Diaz Oktora, Jumat (17/2/2017) mengungkapkan, peristiwa penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia itu berawal dari persoalan cemburu.

Heriansyah yang tinggal di Jalan Agung RT06 Kelurahan Jawa Kiri Kota Lubuklinggau, menuding Hermansyah warga Jalan Sekdam Kelurahan Sukajadi Kecamatan Lubuklinggau Barat, sering berhubungan lewat SMS dengan istrinya, inisial FDR.

Karena tidak senang, Heriansyah yang bekerja sebagai juru parkir ini kemudian melapor kepada kakaknya Alamsyah yang beralamat di Jalan Cereme Dalam Gang Selamet RTO5 Kelurahan Ceremetaba Kecamatan Lubuklinggau Timur.

Mendapat laporan itu, Alamsyah yang bekerja sebagai tukang ojek, menemui Hermansyah dan menegur sembari mengancam akan membunuh jika masih terus berhubungan dengan adik iparnya.

"Pada hari kejadian, tersangka Heriansyah dan kakaknya Alamsyah, melihat korban mengendarai sepeda motor, lalu dikejar," ungkap AKP Diaz Oktora.

Saat itu korban sedang membonceng Sumiati (26) bersama anaknya Laila (2) dan adiknya Erni Sartika (12), dari pasar Lubuklinggau hendak ke Terawas.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help