Berawal Cekcok Pelajar di Palembang Berkelahi dan Berujung di Kantor Polisi

terlibat cekcok mulut, membuatnya harus menjadi korban pengeroyokan oleh terlapor Bintang (17) dan kawan-kawannya.

Berawal Cekcok Pelajar di Palembang Berkelahi dan Berujung di Kantor Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Tak terima sudah dikeroyok temannya sendiri, Bobi didampingi orang tua melapor ke Polresta Palembang, Jumat (17/2). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Malang dialami Bobi Handoko (17), warga Jalan
KH Wahid Hasyim Lorong Terusan I Kelurahan 5 Ulu Kecamatan SU I
Palembang ini, lantaran terlibat cekcok mulut, membuatnya harus
menjadi korban pengeroyokan oleh terlapor Bintang (17) dan
kawan-kawannya.

Tak terima kejadian tersebut, dengan didampingi ayahnya, pelajar kelas
3 Sekolah Menengah Atas (SMA) YWKA Palembang ini, mendatangi Polresta
Palembang, Jumat (17/2) siang.

Dihadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Bobi
mengatakan peristiwa yang dialaminya terjadi, Kamis (17/2), sekitar
pukul 14.00, di Jalan Abikusno Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan
Kertapati, tepatnya di depan sekolahnya. Dimana usai pulang sekolah,
dirinya terlibat cekcok mulut dengan terlapor Bintang, yang berakhir
dengan perkelahian.

"Awalnya saya berdua dengan Bintang (terlapor-red) yang berkelahi pak.
Tapi temannya sekitar orang 7 langsung mengeroyok saya pak. Jujur saya
tidak terima, Jika dia sendirian satu lawan satu saya sanggup," ungkap
Bobi.

Diketahui pelapor dan terlapor merupakan siswa di sekolah tersebut,
dimana pelapor dan korban terjadi pertengkaran, akibat kejadian
tersebut, pelapor mengalami luka bengkak dikepala, luka memar dan luka
gores di punggung belakang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly
Pardede, melalui KA SPK Ipda M Suprijadi , membenarkan dengan adanya
laporan korban dugaan tindak pidana pengeroyokan dengan No
LP/B-426/II/2017/SPKT.

Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help