Halal, 10 Kuliner yang Wajib Dicicipi di Manado

Manado kini berbenah dan semakin menarik wisatawan untuk mengunjunginya. Ambisi Pemerintah Sulawesi Utara untuk mendatangkan turis Tiongkok hingga 1 j

Halal, 10 Kuliner yang Wajib Dicicipi di Manado
Toko Mesin Maksindo
Ikan Cakalang Fufu.

MANADO - Manado kini berbenah dan semakin menarik wisatawan untuk mengunjunginya. Ambisi Pemerintah Sulawesi Utara untuk mendatangkan turis Tiongkok hingga 1 juta orang mampu membuat pariwisata di Manado dan sekitarnya bergeliat.

Tak afdol rasanya jika datang ke Manado hanya untuk menikmati alam, budaya dan kerahaman warganya tanpa mencicipi kuliner khasnya. Berikut KompasTravel rangkum 10 kuliner yang wajib Anda cicipi saat bertandang ke Manado. Tentu, makanan dalam daftar ini adalah kuliner halal.

1. Tinutuan

Ini yang pertama, masakan khas Manado yang sudah sangat tersohor. Tinutuan merupakan makanan yang dibuat dari campuran berbagai sayuran hijau, dimasak dengan bubur beras dan labu kuning. Sangat cocok disantap sebagai sarapan.

Di hotel-hotel bintang 3 ke atas, biasanya tinutuan menjadi salah satu menu untuk breakfast. Di Manado ada pusat kuliner tinutuan. Datangilah wakeke, ada puluhan warung makan mulai dari yang sederhana sampai mewah menawarkan menu tinutuan.

2. Cakalang Fufu
Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) atau tongkol putih yang diasapi (fufu) merupakan salah satu menu khas di Manado. Ikan yang masih segar dan langsung diasapi ini kemudian diolah menjadi berbagai menu. Salah satu olahan paling enak adalah cakalang fufu saus, atau diolah menjadi cakalang fufu santan.

Sajian menu ini sangat lezat disantap saat masih panas. Banyak warung makan tradisional yang menyajikan menu cakalang fufu. Jika ingin membawa pulang, bisa mendatangi pasar tradisional atau ke jembatan Sario. Di sana banyak penjual cakalang fufu yang siap di-packing untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

3. Dabu-dabu
Orang Manado nyaris tak bisa makan tanpa ditemani rasa pedas. Cabe (rica) menjadi salah satu bumbu yang paling berfluktuasi harganya karena paling dicari. Cabe diolah menjadi dabu-dabu (sambal).

Berbeda dengan sambal di daerah lain, dabu-dabu Manado sangat pedas. Beberapa macam dabu-dabu seperti dabu-dabu bakar, dabu-dabu iris, dabu-dabu lemong dan dabu-dabu lilang mudah dijumpai di rumah makan yang menyajikan ikan bakar.

4. Sambal Roa
Ini adalah salah satu sambal khas Manado lainnya. Sangat khas, karena dibuat dari cabe yang dicampur dengan ikan roa (sejenis ikan terbang) yang sebelumnya diasap hingga kering sekali. Ikan roa yang dicampur dengan cabe itu sebelumnya ditumbuk menjadi sangat halus, lalu dimasak dengan sedikit minyak.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help