Anies Mengira Jakarta Sudah Tak Banjir, Sandi: Genangan

Dikira sudah bebas banjir" kata Anies dengan mimik muka mengerut, di DPP Gerindra, Jakarta, Kamis (16/2/2017)

Anies Mengira Jakarta Sudah Tak Banjir, Sandi: Genangan
ISTIMEWA
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Sejumlah wilayah DKI Jakarta sejak Rabu malam tergenang banjir.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir kiriman tersebut menggenangi wilayah bantaran sungai Ciliwung dan hingga siang tadi menyebabkan 7789 jiwa terkena dampaknya.

Menanggapi hal tersebut calon Gubernur Jakarta Anies Baswedanmangaku heran karena ia kira Ibu Kota Jakarta sudah terbebas daribanjir.

‎"Dikira sudah bebas banjir" kata Anies dengan mimik muka mengerut, di DPP Gerindra, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Sementara itu Cawagub, Sandiaga Uno yang berada disamping Anies kemudian menimpali jika yang terjadi di Jakarta bukanlahbanjir, melainkan genangan air.

"Genangan" kata Sandi

"Oh genangan" timpal Anies.

Banjir yang melanda sebagian wilayah jakarta menurut Anies harus menjadi pembelajaran bagi warga. Masyarakat harus menilai objektif atas semua permasalahan yang terjadi sekarang ini.

‎"Kadang-kadang seakan masalah sudah selesai semua. Padahal masih banyak masalah yang harus diselesaikan‎," kata Anies.

Oleh karenanya menurut Anies dalam masa kampanye beberapa waktu lalu ia tetap mengkampanyekan penanganan banjir di Jakarta. Banjir menjadi masalah yang belum terselesaikan sekarang ini.

"Oleh karena itu kenapa kita menawarkan perubahan karena kita ingin berbagai terobosan bisa dilakukan lebih cepat. Nanti kita lihat detailnya‎‎," kata Anies.

Sebelumnya‎ curah hujan yang deras yang turun di bagian hulu dan tengah Sungai Ciliwung pada Minggu sore (15/2/2017) hingga mencapai level Siaga 2 telah menyebabkan banjir menggenangi permukiman di bantaran Sungai Ciliwung di Jakarta pada Senin dini hari hingga sekarang (16/2/2017).

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusdalops BPBD DKI Jakarta tercatat banjir merendam permukiman di di bantaran sungai Cilwung dan sebagian Kali Cipinang. Sebanyak 7.788 jiwa atau 3.393 KK yang terdampak langsung dari banjir.

Tempat tinggal warga terendam banjir dengan ketinggian bervariasi antara 10 – 150 centimeter. Daerah yang terendambanjir adalah di Jakarta Timur meliputi Kecamatan Ciracas (Kelurahan Cibubur dan Kelurahan Rambutan), Kecamatan Kramat Jati (Kelurahan Cililitan dan kelurahan Cawang), dan Kecamatan Jatinegara (Kelurahan Kampung Melayu dan Kelurahan Biadara Cina). (editor : candra okta della)

Editor: wartawansripo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help