Disdik Sumsel Ajukan Bantuan Komputer Sebanyak 3.164 Unit untuk UNBK

Dinas Pendidikan Sumatera Selatan sudah mengajukan 3.164 komputer dan 94 server kepada pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi SMK di Sumsel.

Disdik Sumsel Ajukan Bantuan Komputer Sebanyak 3.164 Unit untuk UNBK
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA/DOKUMEN
Aktivitas sejumlah siswa sebagai peserta UN yang mengikuti pelaksanaan UN berbasis komputer di SMA Negeri 11 Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dinas Pendidikan Sumatera Selatan sudah mengajukan 3.164 komputer dan 94 server kepada pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi SMK di Sumsel.

Pengajuan bantuan komputer ini dilakukan untuk menyukseskan pelaksnaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Kepala Bidang SMK Disdik Sumsel, Erlina, Selasa (14/2) mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sebanyak 40.000 kumputer untuk dibagikan kepada semua SMA dan SMK di Indonesia. Tahapannya melalui proses usulan dari sekolah yang diteruskan oleh Disdik Sumsel ke Kemendikbud.

"Saat ini yang sudah terdata ada 3.164 komputer dan 94 server untuk SMK. Jumlah ini akan kita ajukan ke pemerintah, masalah dikabulkan atau tidak kita belum tahu tetapi kita sudah berusaha," ujarnya.

Dijelaskan Erlina, semua SMK di Sumsel yang sudah mengalami siap melaksanakan UNBK sudah didata dan kekurangan komputernya. Syaratnya adalah sekolah tersebut memiliki listrik, lokasi bisa dijangkau dan hanya kekurangan fasilitas komputer saja.

"Sekolah ini kalau dibantu komputer maka mereka bisa melaksanakan UNBK. Jadi mereka Dihimbau mengajukan permohonan bantuan komputer," ujarnya.

Erlina mengatakan, meskipun SMK sudah mengajukan usulan namun pihaknya tidak bisa memastikan usulan tersebut akan dipenuhi atau tidak. Sebab, usulan tersebut harus bersaing dengan daerah lain di seluruh Indonesia.

"Yang mengusulkan banyak, sedangkan jumlah komputer yang disediakan hanya 40.000 buah saja. Tentu ada yang disetujui dan tidak sesuai dengan kriteria dan penilaian dari pemerintah pusat," ujarnya.

Sementara itu, Kapala Bidang SMA Disdik Sumsel, Boni Syafrian mengatakan, untuk komputer SMA yang akan disusulkan belum diketahui karena masih dalam tahapan pendataan. Oleh karena itu, pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah komputer yang diajukan oleh SMA di Sumsel dalam pelaksanaan UNBK 2017 ini.

"Kita masih mendata, kemungkinan dalam waktu dekat jumlah komputer dan server yang diajukan oleh SMA di Sumsel sudah bisa diketahui," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved