Investor Pasar Saham Tunggu Peluncuran Satelit Telkom 3S

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom segera meluncurkan satelit Telkom 3S (T3S) dari Kourou, di Guyana Perancis, pada 14 Februari waktu

Investor Pasar Saham Tunggu Peluncuran Satelit Telkom 3S
TELKO.ID
Ilustrasi. Satelit Telkom. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom segera meluncurkan satelit Telkom 3S (T3S) dari Kourou, di Guyana Perancis, pada 14 Februari waktu setempat atau 15 Februari waktu Indonesia.

Berita Lainnya:  Satelit Telkom-3 Diluncurkan 2012

Analis Senior dari PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada menilai, peluncuran satelit Telkom 3S ini akan menjadi salah satu katalis dari kinerja BUMN Telekomunikasi tersebut di masa mendatang.

“Kehadiran Satelit Telkom 3S itu bisa menjadi katalis jika manajemen Telkom mampu mengoptimalkannya. Biaya sewa untuk satelit asing menjadi berkurang dan mendatangkan pendapatan baru karena adanya penyewaan transponder,” ungkap Reza melalui keterangannya, Senin (6/2/2017).

Menurut dia, hal yang ditunggu oleh investor dari pasar saham terhadap kehadiran satelit T3S adalah dampaknya ke kinerja.

Hadirnya satelit Telkom 3S akan mendorong peningkatan efisiensi biaya di Telkom. Dengan demikian, diharapkan pendapatan dan laba operasional menjadi tumbuh karena adanya infrastruktur baru.

“Dalam jangka pendek, pasar menunggu kinerja Telkom untuk 2016. Ini akan bisa membuat saham Telkom keluar dari tekanan di awal Februari ini,” ulas Reza.

Berdasarkan data Bloomberg, saham Telkom sepanjang tahun sudah naik 16,23 persen. Pada pukul 14.39 WIB, saham Telkom berada di level 3.930, atau turun 20 poin (-0,51 persen) dari level penutupan pada perdagangan saham Jumat (3/2/2017) di 3.950

Kurangi Ketergantungan
Secara terpisah, Sekjen Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB M Ridwan Effendi mengatakan, satelit T3S sangat ditunggu kehadirannya untuk menyambungkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang didominasi pulau-pulau.

“Jaringan kabel serat optik atau microwave di daratan tidak bisa menjangkau seluruh wilayah negara ini. Berbeda dengan satelit yang bisa menjangkau seluruh NKRI plus sebagian besar wilayah tetangga,” kata dia.

Halaman
12
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help