SriwijayaPost/

Bertanya Saat Pagi Dijawab: 'Pertamina Belum Mengirim'. Siang: 'Belum Datang'. Malam: 'Sudah Habis'

Para pegawai SPBU setiap kali ditanya mengenai ketersediaan premium selalu memiliki jawaban yang beragam

Bertanya Saat Pagi Dijawab: 'Pertamina Belum Mengirim'. Siang: 'Belum Datang'. Malam: 'Sudah Habis'
SRIPOKU.COM/ZAINI
Kosong BBM Premium 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Masyarakat yang berdomisili di Kabupaten OKU Timur tampaknya akan sulit menikmati premium dari sejumlah SPBU yang ada.

Hal itu disebabkan karena SPBU sudah tidak pernah menjual premium sejak pertalite di luncurkan pihak pertamina.

Namun anehnya, meskipun pihak SPBU tidak menjual premium kepada pengendara, namun premium tersebut masih bisa didapatkan hanya dengan membeli eceran.

Para pegawai SPBU setiap kali ditanya mengenai ketersediaan premium selalu memiliki jawaban yang beragam, ketika pengendara bertanya pagi hari, maka mereka akan menjawab pertamina belum mengirim, namun ketika ditanya siang, petugas akan menjawab masih belum sampai.

Sedangkan ketika ditanya malam hari, para petugas tersebut akan menjawab bahwa premium sudah habis.

Kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh SPBU di OKU Timur.

Tidak diketahui secara pasti apakah premium benar-benar tidak tersedia dan tidak disuplai pihak pertamina atau pengendara yang kurang beruntung, namun hampir semua penggendara baik sepeda motor atau mobil mengaku tidak pernah mendapatkan premium di SPBU.

"Jika ingin membeli premium jangan di SPBU. Belinya di pegawai pertamina yang di pinggir jalan (pengecer). Di sana ada jualannya. Kalau di SPBU biasanya petugas menjawab tidak datang, belum datang atau sudah habis," ungkap Rohman (24) warga Martapura Senin (6/1/2017).

Ungkapan serupa disampaikan Edi, menurutnya premium di OKU Timur menjadi barang yang sangat langka sejak masuknya pertalite.

Bahkan kata dia, BBM jenis tersebut bisa dikatakan tidak tersedia lagi di SPBU.

"Saya tidak pernah lagi mengisi BBM jenis premium di SPBU karena setiap mengisi BBM pasti sudah habis atau belum di suplai pertamina alasan petugasnya," ungkap Edi.

Sejumlah pengendara mengaku kesulitan mendapatkan premium di SPBU karena mereka hanya menyediakan pertalite dan pertamax.

Premium menurut sejumlah pengendara premium hanya bisa didapatkan pada pengecer dan tidak ada di SPBU.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help