Laonma Tobing dan Ikhwanuddin Kembali Penuhi Panggilan Penyidik Kejagung

Semula Pemprov Sumsel menetapkan alokasi dari APBD untuk hibah dan bansos sebesar Rp 1,4 triliun, namun diubah menjadi sebesar Rp 2,1 triliun.

Laonma Tobing dan Ikhwanuddin Kembali Penuhi Panggilan Penyidik Kejagung
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Laonma Tobing memasuki ruang Kasi Pidsus Kejari Palembang untuk menjalani pemeriksaan tim penyidik Kejagung RI, Rabu (1/2/2017). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah sehari sebelumnya dilakukan penyerahan barang bukti, dua pejabat Pemprov Sumsel Laonma Tobing dan Ikhwanuddin kembali menjalani pemeriksaan tim penyidik Kejagung RI di Kejari Palembang, Rabu (1/2/2017).

Dua pejabat yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus dalam dugaan tindak pidana korupsi Pengelolaan Dana Bantuan Sosial (Bansos) dan Hibah pada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2013 ini, memenuhi panggilan tim penyidik.

Pantauan Sripoku.com, tim penyidik Kejagung RI menggunakan ruangan Kasi Pidsus Kejari Palembang untuk melakukan pemeriksaan keduanya.

Satu per satu Laonma Tobing dan Ikhwanuddin memasuki ruangan untuk menjalani pemeriksaan.

Laonma Tobing adalah Kepala BPKAD Provinsi Sumsel dan Ikhwanuddin adalah Asisten I Pemprov Sumsel.

Ikhwanuddin menjadi tersangka sewaktu menjabat sebagai Kepala Kesbangpol Provinsi Sumsel.

Keduanya menjadi tersangka setelah diselidiki Kejagung RI menemukan adanya perubahan anggaran tahun 2013.

Semula Pemprov Sumsel menetapkan alokasi dari APBD untuk hibah dan bansos sebesar Rp 1,4 triliun, namun diubah menjadi sebesar Rp 2,1 triliun.

Tim penyidik Kejagung RI mengindikasi adanya kerugian negara senilai Rp21 miliar.

Sebelumnya tim penyidik Kejagung RI telah memeriksa sebanyak 1.000 saksi.

Di antaranya 140 Lembaga Sosial Masyarakat yang menerima pencairan dana hibah dan anggota DPRD Sumsel periode 2009-2014 serta sejumlah saksi yakni dari lingkungan pemerintah provinsi termasuk Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help